Catatan Konyol Plus Ngaco :: Hujan-hujan dan homogenic :: January :: 2007

January 31, 2007

Hujan-hujan dan homogenic

Filed under: All Days Journal

Rangkaian lagu  di album kedua homogenic kaya’ cerita tentang gue gitu dech, tulisan ini terinspirasi dari alunan lagu Utopia di kendaraan umum di pagi hari saat gue mo berangkat kerja. Aduh… membuat hati menjadi riang,

“ kulihat dunia berputar lagi…warna warni terindah menyinari bumi…nananaa… kujelang hari, kujelang mimpi…”. Tiba di kantor langsung turn on my PC trus connect to internet .. pas banget sama lagu transmutasi .. “selamat datang di dunia maya cukup sudah semua kupinta .. sampai nanti di dunia nyata lelah ku merangkai cerita biarkan diriku slalu bermimpi”. Hehehe.. bact to work then, menjelang pulang ada seorang teman yang mengingatkanku tentang what is life n about future, trus reminds me again about devil may cry itu .. apa sehh.. rahasialah!.

Jadinya kaya lirik di unfolding sympathy: Please show me how Turn it back to ordinary Just me killing all my sanctuary Please lead me how  Giving courage to be haunted Just me running from my deepest meanness, Why does its hard to explain Why does it s hard to let go Rain comes falling Cold surrounding my head Can’t stop thinking Fears emerging Love still bleeding my mind Can’t stop hiding Why does its hard to explain Feel like I’m ignoring the reason why I’m standing here to breath the air Why does it s hard to let go Let my ears still learning to listen how my heart try to escape from tears. Lagu ini bagi gue mempunyai makna seperti masalah between her and me, kenapa sih dia ga bisa berubah menjadi a better person after her previous mistakes, she made the same crime with different technique. Gimana gue mo bersikap seolah dia ga bersalah sementara dia telah menghapus semua rasa percaya dan harapan gue ‘tuk bisa menerima orang yg totally I’d reject or ignored karena suka makan temen, mtm alias maling teriak maling. She won to make me feel worse n being mean. Susah buat maafin kegilaannya, but I’ll try n I let it to God. I just tired for being accused myself blaming myself and looking for negatives side of her after her disappearing. Kata orang hujan bisa wash away my pain, engga juga malah bikin gue flu. Hihihii.. Gue jadi cold hearted lagi, ga pake hati lagi biarin orang bilang gw ga punya perasaan, she’s totally a jerk. Saat ini gue makin jadi orang praktis pake logika aja. Cape’ sampe kering air mataku gara-gara dia buaya darat berjenis cwe!. Klo cwo suka mendayu-dayu, klo cwe suka make tangisan pura-pura buat melelehkan hati. Gue nangis cuma sama . . . . Jadi gue belajar buat mendengarkan dan memilah hal-hal yg ga merusak hati. Semuanya gue serahkan pada yang Berwajib yang Wajib di Takuti. Kemarin dan hari ini meski mendung dan tadi pagi sempat macet dimana-mana karena hujan deras, sehingga air yang tumpah tidak tertampung oleh drainase yg buruk, pohon tumbang dan system lalu lintas serta adanya jalur busway yang monopoli bahu jalan (ini proyek kejar target SKS setahun kelar serabutan/serampangan/sembarangan/seterah-dech-gimana-caranya-kudu-jadi, he…ehh), gue tetap cerah ceria, gila-gilaan lagi berangkat kerja pake acara hujan-hujanan, sampe baju basah sedengkul dan lengan baju sesiku. Asli dingin. Tapi gue suka…. Rasanya kaya jaman sekolah dulu. Eh, sampe sekarang emang gue paling demen maen air. Hmm… water of rain please wash away my pain and sin. Xixixixixiii.

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://metthenarcist.blogsome.com/2007/01/31/hujan-hujan-dan-homogenic/trackback/

  1. eh, udah dapet cd nya? :)

    *blogwalking, kesummon gara2 homogenic*

    Comment by keqi — January 29, 2008 @ 8:17 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>