Catatan Konyol Plus Ngaco :: First thing First ( Summary from The 7 Habits of Highly Effective People ) :: March :: 2007

March 30, 2007

First thing First ( Summary from The 7 Habits of Highly Effective People )

Filed under: Books to Read

Dari  buku 7 HoHEP, dapat dilihat 7 kemampuan manusia yang unik berdasarkan kebiasaannya. Kemampuan dasar manusia ( habit 1-2-3, yaitu pengetahuan diri & kesadaran diri, imajinasi & mampu untuk membedakan benar/salah, kekuatan kemauan/will power/ambisi) sedangkan kemampuan sekundernya dapat dicapai melalui pelatihan/pembiasaan atas habit 4-5-6 (mental yg luar biasa, keberanian & kewaspadaan/berpikir hati-hati/bijak, kreatifitas).  Sementara kemampuan ke 7 adalah kemampuan diri untuk memperbaiki diri sendiri.

Habit 1: proaktif – suatu kemampuan untuk merespon suatu masalah/ bertanggungjawab. Dalam perkembangannya manusia tidak akan menjadi korban melainkan menjadi lebih mampu men-determinasi masalah dg kreatifitas yg dimiliki melalui kewaspadaan dalam merespon suatu kondisi.

Habit 2: Begin with the end in Mind, misalkan sebagai seorang programmer yg menulis suatu program, saat awal menuju proses akhir tentunya sudah harus merasakan tujuan2, rencana2, dan langkah2 perbaikan. Pada saat ini sifat bijak harus diandalkan, mengabaikan memori/sejarah, sebab jika hanya mengandalkan pada memori bisa saja penilaian menjadi tidak valid lagi, hal ini berdasarkan penelitian terhadap orang yg menderita neurotic & psikotik, tidak mengacu pada penelitian yg dilakukan pada orang yg sehat, kreatif dan efektif. Dalam hidup juga demikian, harus sering dipantau sampai sejauh mana progress dalam menuju tujuan hidup. Kemudian tinggal kemauan kita saja untuk tetap stuck dalam level yg itu-itu saja atau terus berkembang lebih dewasa. Hal-hal ini yg membedakan manusia dari hewan. Dengan melatih kemampuan primer manusia, maka akan mempermudah menggunakan kemampuan sekunder dengan lebih efektif.

Habit 4: Think Win-Win, menjadi focus pada hal yg prinsip/mendasar, yang menyukai dalam hal sharing recognition dan kekuasaan

Habit 5: Seek first to understand, then to be understood. masalah mendasar dalam komunikasi adalah orang tidak pernah mendengarkan dengan empati, melainkan dengan autobiografi. Jika menghadapi perbedaan, katakanlah “ ayo kita cari & mensinergikan pemecahan secara win-win. artinya mari saling mendengarkan. Jika masalah ini terjadi dalam suatu keluarga, pikirkan berapa dalam rasa sakit dan ketidakpuasan yg menyebar dalam anggota keluarga jika tidak mengindahkan prinsip dasar berikut: 1) Orang dan hubungan dalam keluarga lebih penting daripada apapun juga. (orang yg sekarat tidak akan bicara untuk menghabiskan waktunya lebih banyak di kantor, mereka akan bicara tentang hubungan) & 2) Saat mengalami kesulitan/perbedaan, datangi/hadapi langsung orang yg bersangkutan, bicarakan secara terbuka satu sama lain dan mencoba untuk menciptakan win-win solutions, tentu saja kita harus kreatif dalam menyampaikan dan menciptakan atmosfer komunikasi yg efektif.

 

Habit 6: Synergize, kreatif dalam menciptakan sesuatu melalui pikiran yg bisa dipertanggungjawabkan dan komunikasi, sehingga akan menghasilkan solusi yg jauh lebih baik dari yg telah ditawarkan sebelumnya. Saat masuk dalam komunikasi yg sinergis, maka tidak akan ada lagi posisi tawar menawar dan hasil kompromi yg terbaik, yang ada adalah saling mengetahui dasar yg berlandaskan kebutuhan dan ketertarikan serta mencari solusi untuk saling memuaskan.

 

Habit 7: Sharpen the Saw, Jika tidak secara konstan memperbaiki dan merubah (lebih baik) diri kita, maka kita akan seperti reaksi kimia entropi system tertutup, demikian kita semakin tertutup terhadap perubahan.

 

Indentify Your First Things - Subordinate Clock to Compass – From Urgency to Importance

Setiap manusia mempunyai bakat yg unik dan kemampuan serta hal-hal penting yang harus dilakukan dalam hidup. Hal ini merupakan proses kesetimbangan ekologi dalam hidup manusia. Men-set persetujuan/perjanjian win-win dengan orang lain dan menjaga hubungan positif merupakan proses yg tidak efisien. Karena dalam kenyataan, prosesnya berlangsung lambat. Jika mengedepankan efisiensi, mungkin akan mengambil pendekatan yg paling lambat. Lambat adalah cepat. Cepat adalah lambat. Peter Drucker membuat perbedaan yg jelas antara keputusan yg berkualitas dengan keputusan yg efisien. keputusan yg berkualitas dapat dibuat tapi jika tidak ada komitmen terhadap keputusan tersebut, bisa dipastikan akan menjadi tidak efektif. Harus ada komitmen untuk membuat suatu keputusan berkualitas menjadi efektif. Eksekutif mungkin bisa menjadi pekerja yg berefisiensi tinggi terhadap suatu hal, namun menjadi sangat tidak efektif dalam hubungan manusia. Beberapa orang dapat memanjat tangga kesuksesan dengan sangat efisien, tapi jika merambat pada dinding yg salah, maka hal itu menjadi tidak efektif, efisiensi adalah nilai yg didapat saat bekerja dengan hal2 yg ada.  Kita tidak dapat tawar menawar dengan orang semudah menawar suatu hal. Jika bergerak cepat, progressnya malah akan lebih lambat. We value the clock for its speed and efficiency. The clock has its place; efficiency has its place, after effectiveness. The symbol of effectiveness is the compass a sense of direction, purpose, vision, perspective, and balance. A well-educated conscience serves as an internal monitoring and guidance system. Effectiveness applies to self as much as to other people. If you use the efficiency approach, you may try to bang it out this weekend. But if you use the effectiveness approach, you’ll carry on this tortuous internal debate on every aspect of your nature, your memory system, your imagination system, your value system, your old habits, old scripts. If people can make and keep promises to them selves, they will significantly increase their social integrity. Conversely, if they learn to make and keep promises to others, they w ill have higher self-discipline. We subordinate the clock approach of efficiency to the compass approach of effectiveness. When using the compass, we subordinate our schedules to people, purposes, and principles. Some people never understand these realities. Because of my conscience deals with the totality of my life. If you are immersed in an extremely productive or creative work, don’t let anything interrupt. Most people are buried in urgency. If you’re into daily planning and prioritizing, then by definition you live with urgencies and crises. If you internalize those laws and principles, you create a highly educated conscience.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://metthenarcist.blogsome.com/2007/03/30/first-thing-first-summary-from-the-7-habits-of-highly-effective-people/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>