Menjelang puasa
Harus rajin belajar sabar dan membaca Qur’an lagi nih, klo menahan haus dan lapar saja mudah sekali bagiku yang ga doyan makan -klo menu dan rasanya tidak menarik hihihiii-
Sementara tadi pagi aja aku sempat terpancing marah, eh agak tinggi gitu deh nada suaranya, waktu temenku ada yang agak ganggu. Hehehe.. terus istighfar, inget klo lagi puasa. Menurutku malah lebih berat klo ga bulan Ramadhan loh puasanya, karena yg lain ga puasa dan suasananya lebih gimana.. ada aja yang minta di’gaplok’ huhuhuuu..
Sabar..sabar…sabar…..
Mohon maaf yah klo tulisan aku suka terlalu konyol dan aneh
Pengen Belajar lagi
Karakteristik Cara Belajar
Berdasarkan kemampuan yang dimiliki otak dalam menyerap, mengelola dan menyampaikan informasi, maka cara belajar individu dapat dibagi dalam 3 (tiga) kategori. Ketiga kategori tersebut adalah cara belajar visual, auditorial dan kinestetik yang ditandai dengan ciri-ciri perilaku tertentu. Pengkategorian ini tidak berarti bahwa individu hanya yang memiliki salah satu karakteristik cara belajar tertentu sehingga tidak memiliki karakteristik cara belajar yang lain. Pengkategorian ini hanya merupakan pedoman bahwa individu memiliki salah satu karakteristik yang paling menonjol sehingga jika ia mendapatkan rangsangan yang sesuai dalam belajar maka akan memudahkannya untuk menyerap pelajaran. Dengan kata lain jika sang individu menemukan metode belajar yang sesuai dengan karakteristik cara belajar dirinya maka akan cepat ia menjadi “pintar” sehingga kursus-kursus atau pun les private secara intensif mungkin tidak diperlukan lagi.
Adapun ciri-ciri perilaku individu dengan karakteristik cara belajar seperti disebutkan diatas, menurut DePorter & Hernacki (2001), adalah sebagai berikut:
1.Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Visual
· rapi dan teratur
· berbicara dengan cepat
· mampu membuat rencana jangka pendek dengan baik
· teliti dan rinci
· mementingkan penampilan
· lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar
· mengingat sesuatu berdasarkan asosiasi visual
· memiliki kemampuan mengeja huruf dengan sangat baik
· biasanya tidak mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik ketika sedang belajar
· sulit menerima instruksi verbal (oleh karena itu seringkali ia minta instruksi secara tertulis)
· merupakan pembaca yang cepat dan tekun
· lebih suka membaca daripada dibacakan
· dalam memberikan respon terhadap segala sesuatu, ia selalu bersikap waspada, membutuhkan penjelasan menyeluruh tentang tujuan dan berbagai hal lain yang berkaitan.
· jika sedang berbicara di telpon ia suka membuat coretan-coretan tanpa arti selama berbicara
· lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain
· sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat “ya” atau “tidak’
· lebih suka mendemonstrasikan sesuatu daripada berpidato/berceramah
· lebih tertarik pada bidang seni (lukis, pahat, gambar) daripada musik
· seringkali tahu apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai menuliskan dalam kata-kata
2. Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Auditorial
· sering berbicara sendiri ketika sedang bekerja
· mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik
· lebih senang mendengarkan (dibacakan) daripada membaca
· jika membaca maka lebih senang membaca dengan suara keras
· dapat mengulangi atau menirukan nada, irama dan warna suara
· mengalami kesulitan untuk menuliskan sesuatu, tetapi sangat pandai dalam bercerita
· berbicara dalam irama yang terpola dengan baik
· berbicara dengan sangat fasih
· lebih menyukai seni musik dibandingkan seni yang lainnya
· belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat
· senang berbicara, berdiskusi dan menjelaskan sesuatu secara panjang lebar
· mengalami kesulitan jika harus dihadapkan pada tugas-tugas yang berhubungan dengan visualisasi
· lebih pandai mengeja atau mengucapkan kata-kata dengan keras daripada menuliskannya
· lebih suka humor atau gurauan lisan daripada membaca buku humor/komik
3. Karakteristik Perilaku Individu dengan Cara Belajar Kinestetik
· berbicara dengan perlahan
· menanggapi perhatian fisik
· menyentuh orang lain untuk mendapatkan perhatian mereka
· berdiri dekat ketika sedang berbicara dengan orang lain
· banyak gerak fisik
· memiliki perkembangan otot yang baik
· belajar melalui praktek langsung atau manipulasi
· menghafalkan sesuatu dengan cara berjalan atau melihat langsung
· menggunakan jari untuk menunjuk kata yang dibaca ketika sedang membaca
· banyak menggunakan bahasa tubuh (non verbal)
· tidak dapat duduk diam di suatu tempat untuk waktu yang lama
· sulit membaca peta kecuali ia memang pernah ke tempat tersebut
· menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
· pada umumnya tulisannya jelek
· menyukai kegiatan atau permainan yang menyibukkan (secara fisik)
· ingin melakukan segala sesuatu
Dengan mempertimbangkan dan melihat cara belajar apa yang paling menonjol dari diri seseorang maka orangtua atau individu yang bersangkutan (yang sudah memiliki pemahaman yang cukup tentang karakter cara belajar dirinya) diharapkan dapat bertindak secara arif dan bijaksana dalam memilih metode belajar yang sesuai.
sumber: www.e-psikologi.com
Sholat Rawatib
2 raka’at sebelum sholat shubuh
2 raka’at sebelum sholat zhuhur
2 atau 4 raka’at sesudah sholat zhuhur
2 atau 4 raka’at sebelum sholat ‘ashar
2 raka’at sesudah sholat maghrib
2 raka’at sebelum sholat ‘isya
2 raka’at sesudah sholat ‘isya
Diantara sholat-sholat tersebut ada yang disebut "SUNNAT MU’AKKAD" ( dengan warna kuning) artinya sunnat yang sangat kuat yaitu :
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ZHUHUR, dengan niat :
Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT ZHUHUR, dengan niat :
Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ASHAR, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT MAGHRIB, dengan niat :
Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ISYA, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT ‘ISYA, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
Niat sholat sunnat sebelum sholat subuh :
Ushali sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
Keuntungan sholat sunnat sebelum shubuh, Rasulallah bersabda : dua raka’at sebelum shubuh itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya.
Cara mengerjakan sholat rawatib :
- Niatnya menurut macam sholatnya
- Tidak dengan adzan dan iqamah
- Dikerjakan tidak dengan berjama’ah
- Bacaan tidak dinyaringkan
- Jika lebih dari dua raka’at, tiap-tiap dua raka’at satu salam
- Diutamakan sebaiknya tempat mengerjakan pindah/bergeser sedikit dari tempat sholat fardhu yang baru dikerjakan.
Through the distance
Puasa Lahir Batin
- Puasa Indera
- Shalat Tarawih
- Membaca AlQur’an
- Peduli kaum fakir & miskin
- I’tikaf
Shalat itu wajib loh!
Shalat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat.
Akhirnya akyu pulang dengannya
Baby born
Jadwal Olimpiade Beijing 2008 yang aku tunggu

Ada 2 cabang olahraga yang aku suka dan selalu aku nantikan setiap olimpiade, apakah itu..?
senam ritmik dan renang indah… sebab memang faktor kesulitan dan penampilan sangat penting pada dua cabang ini. Jadwalnya klo tidak salah, tgl 21 s/d 22 Agt jam 7 s/d 9 malam. Lalu tanggal 23 jam 7 malam dan finalnya tgl 24 agt jam 12 siang. Sementara untuk renang beregu tgl 20 dan 23 Agt. jam 4 sore.
Sementara Ryu pengen banget liat baseball, yah berarti harus nemenin dia nonton tgl 23 Agt jam 7 malam… wah, ga’ mungkin lah sebab aku harus makan bareng sama ibu yang lagi ultah.
Happy b’day mommy!!!!
Escape from Fear
Tauhid lah dasarnya, apapun masalah yang menimpa kita (emang ketiban duren?..) semuanya kita serahkan kepada Penguasa kita Sang Khalik Allah wa jalla.
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar".
Wajar sekali dan sangatlah manusiawi jika dalam kehidupan kita selalu dipenuhi dengan ketakutan & kekhawatiran sebab dari Al Qur’an sendiri telah disebutkan apa saja ujian dari Allah agar manusia dapat meningkatkan levelnya dari insan menjadi iksan yang sabar dan ikhlas atas segala pemberian Allah, semuanya berawal dari ketauhidan kita. Dengan tauhid tak perlu lagi seorang anak harus menunggu dipukul oleh orangtua/guru agar dia mau sholat, sebab dari kesadaran akan makna Tiada Tuhan selain Allah sudah menancap dalam hati dan benaknya. Tidak ada lagi ketakutan akan sesuatu karena dia mengerjakan sholat terlebih dahulu, sebab Hanya Allah saja Satu-satunya Penguasa Hidup & Matinya.



