Catatan Konyol Plus Ngaco :: Books to Read

October 15, 2009

Sophie Kinsella

Filed under: Books to Read

 

Remember Me? & Twenties Girl

 

Lexi terbangun di rumah sakit. Setahunya, ini tahun 2004, dia berusia 25 tahun, dengan gigi dan kehidupan cinta yang berantakan. Tapi ternyata sekarang tahun 2007, usianya 28, giginya rata, dia jadi bos departemennya, dan sudah menikah! Dengan jutawan tampan pula! Bagaimana dia bisa mendapatkan hidup impian ini?

Tapi semakin lama dia mengenal dirinya yang baru, mulai muncullah garis-garis retak di kehidupannya yang sempurna. Sahabat-sahabat lamanya membencinya. Pesaing mengincar jabatannya. Kemudian ada pria unik dan seksi muncul… menjatuhkan bom lain lagi.

Apa gerangan yang telah terjadi? Bisakah dia mendapatkan kembali ingatannya yang hilang? Kalau tidak, bagaimana dong?

 

Lara selalu memiliki imajinasi yang terlalu aktif. Sekarang dia bertanya-tanya apakah dia kehilangan pikirannya. Tetap normal di usia dua puluh - sesuatu yang tidak dimengertinya mengapa ia dikunjungi oleh hantu! Tapi entah kenapa, semangat Lara bibi Sadie - dalam bentuk yang berani, menuntutnya menari Charleston- telah muncul untuk membuat satu permintaan terakhir: Lara harus melacak kalung Sadie yang hilang, tidak bisa beristirahat tanpanya. Lara punya cukup banyak masalah sendiri. Awal karirnya di perusahaan menggelepar, sahabat dan mitra bisnis telah melarikan diri ke Goa, dan dia baru saja dicampakkan oleh cinta dalam hidupnya. Tetapi sebagai Lara -menghabiskan waktu dengan Sadie-, hidup menjadi lebih glamor dan berburu harta mereka berubah menjadi sesuatu yang menarik dan romantis. Sadie si hantu bisa menjadi jawaban untuk masalah Lara dan dapatkah dua gadis dari waktu yang berbeda itu akhirnya belajar sesuatu yang istimewa dari satu sama lain?

Michael Crichton & Martin Langfield books

Filed under: Books to Read
Martin Langfield berhasil membuat aku ngiler berat tuk wisata kota Manhattan, ceritanya seru, bagaikan fast-paced nya film jumper, eagle eye sama phone booth. Asyik aja membayangkan berada di New York menikmati sejarah kotanya… hmmmm so inspiring. Walo kata Ryu sih kurang OK, abis jagoannya si Robert Reckliss itu kurang cepet aja terlalu lambat dan kesannya ‘kok ngalahan banget sih’ kurang fight for fighting his love. Secara aku suka banget sama game GTA, ya model cerita penuh tugas tuk nyelesain teka-teki nih sangat memaksaku tuk baca dan terpana-pana membayangkan di atas gedung menatap NYC (huuhuhuuhuuuu..).
 
Ok.. review The Malice Box..
 
Ketika Robert Reckliss, seorang wartawan senior, menerima sebuah paket berisi seperangkat tabung logam kemerahan yang asing, ia tidak menyangka hidupnya akan berubah secara dramatis. Malam itu seorang narasumbernya bunuh diri dalam situasi yang ganjil; esok harinya, seorang teman lama mengungkapkan keberadaan sebuah bom misterius yang mampu menyapu habis peradaban Barat dari muka bumi.

Tanggung jawab untuk menjinakkan bom ini berada di tangan Robert. Ia harus segera memulai penjelajahan—menjalani serangkaian ujian yang berlangsung di berbagai sudut Manhattan—dan mengumpulkan tujuh kunci dalam waktu tujuh hari untuk mencegah peledakan.

Dalam situasi yang kritis, Robert menyusuri jalanan Manhattan dipandu oleh Terri, seorang cenayang misterius, di bawah pengawasan seorang Nadir. Ia harus menghadapi IWNW, makhluk-makhluk mahadahsyat, yang berada di balik semua ini.

Robert, sang Unicorn, harus menghadapi lawannya, Minotaurus, dan bertarung sampai akhir…

 
Jalinan takdir segitiga Robert - Katherine - Adam. . . Ceritanya seperti Phantom of The Opera mixed 9/11 mixed Da Vinci Code, plus cerita kegetiran seorang ilmuwan yang selalu dikhianati & dikecewakan hidupnya ( so don’t mixed up religion with his own ‘desperate’ to take vengeance ).
 
Review The Secret Fire:

Sotheby’s, London, 1936. Sebuah makalah oleh Sir Isaac Newton dijual di lelang ke agen penjual buku dan dalam beberapa menit meninggalkan rumah lelang, ia terbunuh dan makalah curian. Untuk Nazi putus asa untuk mendapatkan tangan mereka pada rumus Newton yang akan melepaskan Rahasia Api -senjata di luar bayangan yang dapat menghapus musuh-musuh mereka dari muka bumi. Dan dokumen ini adalah kuncinya. . . . New York, 2007. Katherine Reckliss  menemukan pesan dari neneknya memperingatkan bahwa V1 berisi Rahasia Api adalah yang diluncurkan oleh Nazi. Target? Zaman sekarang London. Jadi mulailah perlombaan mati-matian untuk menghentikan Api Rahasia baik di tahun 1940-an perancis yang diduduki Nazi dan modern London. Waktu terus berdetak, sebagai sejarah mulai menulis kembali masa depan yang baru. . .

 
 
 
Benarkah dunia mengalami pemanasan global? Benarkah bencana alam terjadi karena ketidakpedulian pada alam? Bagaimana jika semua itu hanya omong kosong dan cuma alat untuk menakut-nakuti publik dan dijadikan isu sebagai alat memperoleh uang dari kalangan industri?

Peter Evans, pengacara miliuner George Morton yang rajin memberikan sumbangan untuk LSM lingkungan bernama NERF. Tapi Morton belakangan membatalkan sumbangan $10 juta-nya karena menemukan beberapa fakta ganjil tentang lembaga tersebut.

Salah satunya dugaan keterlibatan LSM itu dengan organisasi teroris yang berniat menimbulkan tiga bencana alam di seluruh dunia, termasuk gelombang tsunami yang akan melanda Florida. Dibantu agen pemerintah yang bekerja sebagai dosen MIT, asisten George Morton yang cantik, dan anggota NERF yang "tobat", Peter Evans bertualang dari Antartika sampai Kepulauan Solomon untuk menyingkap intrik dan konspirasi di balik bencana alam yang sengaja ditimbulkan untuk menciptakan kondisi ketakutan

Note: sampai akhir baca aku bingung sebenarnya Peter jadian sama Sarah / Jennifer atau bukan dua-duanya… ??? Trus insiden itu membuat aku bertanya-tanya dengan gempa dan perubahan musim yang terjadi di Indonesia dan dunia akhir-akhir ini. ???

 

ORANGUTAN BISA BICARA DILAPORKAN DI SUMATRA ,PARA AHLI BERHASIL MENGISOLIR GEN "PEMIMPIN" , INDUSTRI MEMPRODUKSI HEWAN PELIHARAAN TRANSGENIK
Selamat datang di dunia genetika masa kini. Melesat cepat dan tak terkendali. Ini bukan kisah rekaan masa depan—-inilah dunia yang kita diami saat ini.

Kita hidup pada masa terjadinya lompatan-lompatan sains yang luar biasa, ketika kita bisa menjual sel telur dan sperma secara online demi imbalan ribuan dolar. Kita hidup pada masa para ahli telah berhasil memetakan gen-gen yang menentukan kepribadian, kebiasaan, dan penyakit-penyakit bawaan—-atau benarkah begitu?

Gabungan fakta dan fiksi ini akan membuat kita berpikir bahwa tak satu hal pun sama seperti tampaknya, dan segala kemungkinan baru sedang menanti di balik tikungan. Kisah ini akan menantang kita berhadapan dengan realita sains dan mengguncang moralitas kita. Segala hal yang aneh dan ganjil berpadu dengan yang menakutkan dan mengguncang.

 
note: dua novel terakhir dari MC ini bener-bener edan, buat aku berpikir wow berat juga ya kerjaan orang-orang di bidang hukum & ternyata lawyer itu keren juga ga melulu dimeja, urusannya luas ada hukum lingkungan dan bioteknologi… wiiiiii…. keren banget.
 
August 22, 2009

nicholas flamel

Filed under: Books to Read
 
baca deh bukunya.. seru abis
March 13, 2009

impian moira

Filed under: Books to Read

langit penuh daya

Filed under: Books to Read
 
by dewie sekar
 
Lucu.. khas ds, nama tokoh utamanya yg jd judul bukunya. 
March 12, 2009

Artemis Fowl

Filed under: Books to Read

Ceritanya agak menyebalkan dalam arti aku mengimaginasikannya seperti menonton film kartun anak-anak versi the mask, bukan ala lord of the ring, intrik moralitasnya aku suka.. trus ide teknologi nano juga suka, segi actionnya lucu.. suka sekali deh!! menegangkan. Ini daftar sementara yg udah dibaca (baru dua sih.. sedang menunggu terjemahannya hadir di perpus..heheheh), senang aja membayangkan kolaborasi mulch & artemis hmmmm… pasti ancur..!!

 

1. Artemis Fowl (novel) (2001)

2. Artemis Fowl: The Arctic Incident (2002)

3. Artemis Fowl: The Eternity Code (2003)

4. Artemis Fowl: The Opal Deception (2005)

5. Artemis Fowl: The Lost Colony (2006)

6. Artemis Fowl: The Time Paradox (2008)

February 6, 2009

My Sister Keeper - Jodi Picoult

Filed under: Books to Read
Hari Rabu, temenku pinjemin buku ini, ternyata ceritanya sedih banget & berakhir dg tragis … jadi inget lagunya ironic - Alanis Morisette. Kate terlahir sebagai penderita leukimia, untuk itu orangtuanya kemudian berusaha  mempunyai anak lagi sebagai -kasarnya- suku cadang/spareparts nya Kate, terlahirlah Anna yang memiliki sel sehat untuk menyokong kelangsungan hidup kakaknya. Saat dia harus menyerahkan ginjalnya, Anna pun memberontak, dia menyewa seorang pengacara. Saat dia berhasil terbebas dari beban harus menjadi alat pendukung hidup yang benar-benar hidup!, Tuhan mengambil nyawanya dan ginjalnya pun didonorkan pada Kate. Kate pun selamat dan hidup sampai 6-10 tahun kemudian. Keluarganya terpisahkan dalam kesendirian.
 
January 19, 2009

Baca buku trilogy twilight

Filed under: Books to Read
Aku sudah selesai membacanya sewaktu liburan kemarin. Ceritanya sih seru (girly sih menurutku) emang bener ‘kinda’ versi drama romantisnya buffy / angel gitu deh. Klo dari sudut pandangku sendiri sih agak ga setuju dengan pilihannya menjadi vampir. Dingin seperti es… meski hidup selamanya tapi  hidupnya penuh kebohongan dll. Klo aku mungkin akan lebih memilih Jacob Black (karena aku agak teringat dengan wolverine Hugh Jackman, tentu aja bagiku Edward Cullen-Robert Pattinson yang masih bocah itu ga sebanding, selain itu aku emang ga suka es batu -ehm..maaf klo ngelantur-).
Jadi ceritanya, Bella atau Isabella Swan pindah dari Phoenix ke Forks kota kecil di dekat Seattle yang sering turun hujan. Entah mengapa .. Bella le desperaux itu memang ditakdirkan untuk menjadi magnet segala masalah dan dia jatuh cinta pada monster tepatnya vampir. Pada malam perkenalannya dengan keluarga vampir, selagi bermain baseball, ada keluarga vampir lain yg pengen gabung, namun mengendus bau snack eh bau manusia alias si Bella, akhirnya Laurent terbunuh oleh golongan vampir dibantu serigala. Namun Bella sempat terluka, untuk mencegah agar dia tidak mati maka diminumlah sedikit darah si Bella, kemudian karena taringnya yg beracun, dia jg menghisap racun di aliran darah bella supaya bella tetap jd manusia. Kemudian, karena Victoria cs merasa kesal, Bella terus dikejar, akhirnya Edward mencoba jauh darinya. Bella kemudian dekat dengan Jacob sang werewolf. Di buku ketiganya, Jacob memilih menjadi werewolf selamanya demi menemani Bella dan mematikan perasaan manusianya pada Bella yang kini menjadi bride of vampir.. hihihiiiihihiiiii…. (yah, terus terang aku ga setuju!! aku memang benci vampir karena lebih dulu nonton Bram Stoker’s Dracula & sangat suka pada Underworld - Kate Beckinsale & Hugh Jackman) oiya aku jg ga suka buffy thing & angel thing hehehehe. Sorry!!
December 15, 2008

Buku yang ingin aku pinjem..

Filed under: Books to Read

Artemis Fowl series..- Eoin Colfer

 

Artemis Fowl miliuner jenius yang baru berusia dua belas tahun. Karena ingin mendapatkan emas ia berhasil masuk ke dunia peri. Tapi ternyata peri-peri yang dihadapinya bukanlah seperti yang ada dalam dongeng. Mereka bersenjata dan berbahaya, dan mereka mau melakukan apa saja untuk membebaskan teman mereka yang ditawan Artemis.

Artemis Fowl
Artemis Fowl: Insiden Arktik

Artemis Fowl: Eternity Code

Tokoh-tokoh seri Artemis Fowl kuat dengan ciri khas masing-masing yang selalu memancing tawa. Kisahnya fantasi yang unik karena menggabungkan teknologi modern dan mitologi peri, sehingga cocok untuk penggemar fantasi dari segala usia, mulai dari remaja hingga dewasa.

Artemis Fowl menciptakan komputer supercanggih dengan teknologi yang "dipinjamnya" dari Kaum Peri. Di tangan yang salah, komputer C Cube itu bisa menimbulkan kekacauan fatal, baik bagi dunia manusia maupun peradaban peri.

Segalanya jadi kacau ketika Artemis memamerkannya pada pengusaha Amerika yang licik. Apalagi ketika Butler, pengawal profesionalnya yang terkenal tidak terkalahkan, tertembak.

C Cube dirampas si pengusaha dan disimpan di ruangan dengan pengamanan maksimum. Satu-satunya cara adalah meminta bantuan peri. Mereka setuju tapi dengan satu syarat: segala ingatan Artemis tentang Kaum Peri harus dihapus.

Artemis Fowl

Twelve-year-old Artemis Fowl is a millionaire, a genius-and, above all, a criminal mastermind. But even Artemis doesn’t know what he’s taken on when he kidnaps a fairy, Captain Holly Short of the LEPrecon Unit.

 

Artemis Fowl: The Arctic Incident

Artemis receives an urgent e-mail from Russia. In it is a plea from a man who has been kidnapped by the Russian Mafiya: his father. Now, instead of battling the fairies, Artemis must join forces with them if he wants to save one of the few people in the world he loves.

 

Artemis Fowl: The Eternity Code

Artemis is going straight-as soon as he pulls off the most brilliant feat of his criminal career. But the plan goes terribly wrong when his loyal bodyguard and friend Butler is mortally injured. It’s going to take a miracle to save Butler, and Artemis’s luck may have just run out..

 

Artemis Fowl: The Opal Deception

Artemis is in Munich preparing to steal a famously well-guarded painting. Little does he know that his every move is being watched by his cunning old rival, Opal Koboi, who plans to destroy Artemis by turning his own genius against him.

 

Artemis Fowl: The Lost Colony

There’s only one human who can help the fairies and protect the world from the demons beginning to materialize on Earth–Artemis Fowl. Or is he? It seems someone else has unlocked the secrets to the fairy world. And she is just twelve years old…


Artemis Fowl: The Time PAradox

Artemis’s mother has contracted a deadly disease–and the only cure lies in the brain fluid of  African lemurs. Unfortunately, Artemis himself was responsible for making the lemurs extinct five years ago. Now he must enlist the aid of his fairy friends to travel back in time and save the lemur. Not only that, but he must face his deadliest foe yet: his younger self.

Bartimaeus trilogi..

 

THE BARTIMAEUS TRILOGY:

- AMULET SAMARKAND

Nathaniel, si penyihir muda, nekat memanggil Bartimaeus, jin yang sudah berumur 5.000 tahun. Ia menyuruh jin itu mencuri Amulet Samarkand milik Simon Lovelace, master penyihir kejam yang mempermalukannya.

Bersama Bartimaeus yang ogah-ogahan membantu, Nathaniel pun lantas terlibat dalam intrik sihir yang penuh darah, pemberontakan, dan pembunuhan.

- MATA GOLEM

Berkat kepandaiannya, Nathaniel sekarang menjadi menteri junior. Salah satu tugasnya adalah memberantas kelompok pemberontak Resistance yang melakukan perusakan di berbagai tempat di London. Tetapi ternyata bukan hanya kelompok itu yang harus dihadapi Nathaniel. Ada suatu kekuatan sihir tidak dikenal dan membingungkan yang juga terlibat.

- GERBANG PTOLEMY

Karena terlalu lama di bumi, energi Bartimaeus memudar dengan cepat. Sementara itu Kitty, anggota Resistance yang jadi buronan, melakukan riset tentang sihir dan demon. Bersama Nathaniel, ketiganya berhasil membongkar konspirasi mengerikan yang melibatkan penyihir dan jin tingkat tinggi, serta menghadapi ancaman paling berbahaya sepanjang sejarah sihir

 

chicklit dec’08

Filed under: Books to Read
Weekend kemarin aku pinjem chicklit saja, sebab trilogy Twilight sedang keluar semua, mo pinjem Barthimeous masih agak ngeri aja liat sampulnya.. nti aja klo audit di kantor dah selesai baru deh bs baca maraton….
  • Because she can - Birdie Clark
From Publishers Weekly
The not–Anna Wintour character in this much-hyped my-boss-is-famously-unpleasant roman à clef is not–Judith Regan—or, to be positive, is Vivian Grant of Grant Books, "the most hotheaded, ruthless woman" in publishing. She physically and verbally abuses her staff, is having an affair with a married New York City official (who dresses in drag) and has made a "fortune by producing tabloid-inspired blockbusters." And though up-and-coming literary fiction editor Claire Truman has heard all the gossip, she takes a job as an editor at Grant Books and quickly discovers Vivian lives up to her reputation as a foul-mouthed, über-demanding, tantrum-throwing tyrant. Claire tries to maintain some semblance of a life (she’s engaged to dreamboat Randall Cox, who went from big man on campus to big man at Goldman Sachs, even though she’s really in love with Luke Mayville, a sensitive writer/unrecognized genius), but vicious Vivian keeps her within spitting (and swearing) distance 27 hours a day. Clark, who worked at Regan Books, nails the dark side of the vulgar, spiteful boss archetype, and though the plot is as shopworn as the characters, those in the Page Six and Lloyd Grove set will appreciate this devilish read. (Feb. 12)
Copyright © Reed Business Information, a division of Reed Elsevier Inc. All rights reserved.

From Booklist
Clark, who once worked for publishing mogul Judith Regan, makes her debut in a devilishly funny companion piece to Lauren Weisberger’s Devil Wears Prada (2003), substituting the book business for the fashion industry. Claire Truman, who works for a top-tier New York publisher, is about to lose her beloved mentor to retirement. Then she runs into her old college crush, wealthy Randall Cox, who begins squiring her to all the trendiest restaurants in town and lands her a job interview with Vivian Grant, a highly successful publisher known for churning out best-sellers on porn, pulp, and politics. Things start promisingly, especially when Claire is given the go-ahead to sign up talented first novelist Luke Mayville, but Claire soon starts receiving midnight phone calls full of impossible demands from her imperious new boss. Faced with a soul-crushing workload and a marriage proposal from her too-good-to-be-true boyfriend, an overwhelmed Claire must suddenly make some life-altering decisions. This entertaining novel rises above its predictable plot and sometimes-flat characters on the strength of its humor–Vivian’s vitriolic tantrums are laugh-out-loud funny. Joanne Wilkinson
Copyright © American Library Association. All rights reserved

ceritanya yah mirip Devil wears Prada, sayang sekali.. namun ada sisi chicklitnya yang sekali lagi -mudah dan serba kebetulan- Claire yang idealis akhirnya mendapatkan impiannya cwo gebetannya masa kuliah yang tampan & kaya, Randall, serta pekerjaan dengan gaji yang ditawarkan 3x lipat dari kantor sebelumnya, namun materi atau hal2 yang tampak secara fisik tuh WOW belum tentu mendatangkan kebahagiaan, pasti ada hal2 efek samping ga’ enak yang mesti dirasakan. Apakah itu?… baca aja deh
 
  • Exes anonymous - Lauren Henderson
Exes Anonymous - Meeting Tonight at 8pm. Please Bring Your Own * Bottle * Crushed and broken heart * Snacks Rebecca broke up with Patrick five months ago. She’s doing fine. Okay, so she has turned her bedroom into a sort of Patrick shrine with pictures and candles. But she’s fine, honestly. She’s getting over it. For some strange reason her best friend Davey doesn’t agree. He thinks Rebecca needs help with her Patrick obsession. And so they set up Exes Anonymous - a self-help group for the unceremoniously chucked. The seven broken-hearted members soon become friends, meeting at each other’s flats to swap stories and offer support. Rebecca begins to hope that she can beat her addiction after all. But love hasn’t quite finished with Rebecca. After all, it is a hard habit to break…
 

Klub yang didirikan oleh Rebecca atas anjuran teman kerjanya Davey untuk menyembuhkan obsesinya pada Patrick, mantannya, yang telah memutuskannya 6 bulan yang lalu. Akhirnya, dari klub itu mereka menemui kejadian yang menarik, lucu juga sih walau menurutku agak shallow ceritanya. huh..

  • Reality Show Bites - Shane Bolks
 
From Booklist
Allison Holloway is privileged, gorgeous, thin, and appears to have the attitude to go with it. What could possibly be her problem and why should we care? Because Bolks has created a character with such depth and quirkiness we can’t help but like her. Allison is a designer in Chicago’s most prestigious design firm. A reality-show junkie, she is excited when her boss decides that they’ll go head to head with a Japanese design team in a new show a la Iron Chef, the popular cooking show. In addition, the executive producer is suave, urbane, gorgeous, and an actual European prince, just what a princess wannabe like Allison longs for. In the wings is her gadfly boyfriend, Dave, but even though she tingles when he is near, it’s the executive producer and the prospect of fame that claim her. Then, when the first show airs, Allison’s reality comes crashing down. Breezy and hilarious with just the right amount of pathos, Bolks’ romance is impossible to put down. Maria Hatton
Copyright © American Library Association. All rights reserved

Product Description

Allison Holloway may be one of the last holdouts: a true reality TV junkie. (Hey, there’s no shame in admitting you enjoy watching the Donald say “You’re fired!” for the millionth time.) But when her boss signs up their interior design firm for Kamikaze Makeover, Allison knows things are never going to be the same again. Dozens of cameras are set to tape every embarrassing moment as two teams compete for $3 million by executing a bold design concept using unorthodox materials (sex toys, anyone?). As if that wasn’t bad enough, a hunky producer tries to seduce Allison with fine champagne and limo rides, while an equally hunky Dave wants to introduce her to the finer things in his life like beer and basketball games, and a piranhalike press hounds her day and night — and let’s not forget the vibrator wall art. Will Allison ever get her life back? Will she finally find her prince after kissing so many frogs? Join Allison as she fights back against the lies, the double-dealing, and the backstabbing to prove that she’s a survivor even a gooey round of pudding wrestling can’t defeat.

–This text refers to the Kindle Edition edition.
 
Acara reality show dan seorang pangeran. Hidupku sempurna. Sungguh sempurna.

Allison Holloway kecanduan nonton reality show di TV. Dia juga selalu bermimpi menjadi putri. Sekarang kedua hal yang paling disukainya itu terwujud. Dia dan dua rekan kantornya terpilih mengikuti Kamikaze Makeover! Dan Pangeran Nicolo Parma, yang juga jadi eksekutif produser acara tersebut naksir dirinya.
Tentu saja jadi pacar seorang pangeran sangat meningkatkan status Allison di mata para sosialita kota Chicago. Dia pergi ke berbagai acara makan malam dan peragaan busana. Tapi sang pangeran tidak selalu bersikap menyenangkan dan sopan ala bangsawan.
Ternyata jadi bintang Kamikaze Makeover! sama menyebalkannya dengan jadi pacar sang pangeran. Berbagai masalah mulai membelit hidup Allison dan menyeretnya sampai ke dasar. Apakah sudah waktunya dia bangun dari negeri impian dan menghadapi kenyataan sesungguhnya?

 
Chicklit ini yang paling menggugah, sebab isinya penuh dengan merk brand ternama, maklum aja, Alison diceritakan sebagai anak orang kaya. Akhirnya dia memilih sang kodok daripada si pangeran yang mengerikan itu -chuck bass abis-. Lucu meski yah kebetulannya itu loh.. duhhh.
December 12, 2008

banyak buku baru

Filed under: Books to Read
Kemarin, internet sempat on off, aku terpaksa menuliskan lg hal2 yang kemarin sudah aku tulis namun ga sempat disimpan karena terlanjur offline. Huhh.
Ceritanya, pada weekend kemarin, aku sempat ke gramedia untuk melihat buku maryamah karpov, setelah aku baca halaman terakhirnya, aku langsung beli aja, yeah it ends up like french stories … satire begitu deh.
Ternyata banyak buku baru dan keliatannya sih bagus-bagus. Ah, mana mampu aku beli semuanya disaat aku harus mengencangkan tali pundi-pundi recehanku ini… *kesannya….pa’ ogah banget*
Jadi aku memutuskan untuk ke perpus keesokan senjanya, sayangnya tidak semua buku yang aku cari itu ada disana, ya sudahlah berhubung libur 3 hari, aku ambil mudahnya aja, pinjem 3 novel saja untuk 3 hari. Akhirnya aku akan mereview  buku yang aku pinjam itu hari ini juga …
1. Thirteenth Tale (dongeng ketigabelas)  - Diane Setterfield
tentang seorang pengarang fiksi terkenal -Vida Winter- yang mengarang tentang dongeng ketigabelas *yang ternyata cerita ketigabelas itu adalah cerita mengenai mitos kelahiran tiap pembaca novelnya*, kemudian novel itu dicetak ulang dengan judul  dongeng-dongeng perubahan dan keputusasaan. Kemudian, untuk mengabadikan kehidupannya sebelum menjelang ajalnya, Vida meminta Margaret Lea untuk membuat biografinya setelah dia membaca jurnal M Lea mengenai biografi orang kembar, dari wawancaranya yang terdengar seperti dongeng, M Lea menjadi teringat dengan kenangan masa lalunya bahwa dia memiliki saudara kembar yang meninggal saat dilahirkan. Kisah hidup Vida ternyata sangat rumit dan menyedihkan seperti Jane Eyre. Mungkin secara keseluruhan novel ini dibuat terinsipirasi dari novel Jane Eyre -namun lebih gelap ceritanya- dilihat dari adanya kelainan mental, rumah terbakar dan orang yang diketemukan tewas dalam perpustakaan itu dikemudian hari. Sayangnya disini tidak ada Mr Rochester hehehee… atau mungkin Dr Colin itu mr R nya?
 
"Ceritakan padaku yang sesungguhnya."

Permintaan sederhana itu mengusik hati Vida Winter, novelis ternama yang penuh rahasia. Bukankah selama enam puluh tahun ini dia telah mengarang banyak dongeng, tapi tak pernah mengungkapkan kisahnya sendiri? Namun, menjelang ajal, masa lalu tak dapat dihindarinya lagi, berapa pun banyaknya dongeng yang telah ditenunnya.

Maka Vida Winter mengundang Margaret Lea, penulis biografi muda, yang memiliki rahasia sendiri tentang kelahirannya, yang telah dikubur dalam-dalam oleh orang-orang yang paling dia kasihi, dan menciptakan bayang-bayang kelam yang membuntuti tiap langkahnya.

Inilah kisah Vida dan keluarga Angelfield: Isabelle yang cantik dan keras kepala, si kembar Adeline dan Emmeline yang liar, rumah besar Angelfield yang tua dan nyaris ambruk, serta semua penghuninya, hidup atau mati. Sementara Margaret tenggelam dalam dongeng Vida, rahasia kelam itu lambat laun tersingkap, dan saat kebenaran mengemuka, kedua wanita itu pun harus menghadapi hantu-hantu yang selama ini membayangi hidup mereka.

 
2. Dog Handling (menjinakkan laki-laki) - Clare Naylor
Lumayan untuk menyegarkan penampilan eh pikiran setelah membaca buku fiksi yang kelam berkabut tadi. Seperti another chicklit ceritanya ringan, sambil lalu sambil ngemil nonton tv dengerin musik gak masalah, intinya tentang cwe bernama Liv Elliot seorang akuntan tapi pengen jadi desainer topi yang akhirnya malah punya bisnis lingerie dari kenalan acara mabuk-mabukannya di bar gay di Australia (wahhhhhhhh… chicklit emang selalu penuh dengan tema kebetulan yang berlebihan). Liv berlibur ke Aussie menginap di villa pinggir pantai milik pacar Alex sahabatnya yg matre. Dia berlibur setelah mengalami depresi karena ditinggalkan tunangannya yg membatalkan acara pernikahan mereka. Di sini dia bertemu lagi dengan cwo pertamanya Ben Parker yang keren abis dan ternyata sudah pacaran dengan Amelia, seorang socialite cantik. Karena dia masih bete dengan cowok dan setiap kesempatan yang ada tuk dekat lagi dg BP tuh selalu not in the right time jadinya dia sedikit cuek dengan BP padahal sih… kemudian endingnya seperti biasa, everybody happy
(disini aku sibuk membayangkan BP adalah Hugh Jackman, LE adalah Nicole.. yah pre film australia itu loh)
3. The Time Traveler’s Wife ( Istri sang penjelajah waktu) - Audrey Niffenegger
awalnya aku agak bingung membaca bukunya, perlu waktu 5 menit untuk memahami dan mulai menyenangi ceritanya. novel ini ibarat membaca Jumper versi novel dramanya namun lebih manusiawi dan lucu aja. Henry DeTamble mempunyai gen yang diistilahkan chrono-displacement gene (CDG) cacat gen krono yang menyebabkan dia bisa berpindah-pindah waktu, namun tidak seperti di film quantum leap atau jumper, saat tiba di waktu yang lain entah itu masa depan atau lampau dia tiba dalam keadaan polos, tidak membawa satu benda pun dari masanya, karena disini yang bisa berpindah hanya gennya saja (masuk akal kan) klo baju kan struktur molekulnya beda. Dia akhirnya menikah dengan Clare , gadis yang secara konsisten ditemuinya dari waktu ke waktu, dan mempunyai agenda untuk menyediakan pakaian/akomodasi saat dia terdampar di masa yang ditentukan tsb. Akhirnya mereka mempunyai anak bernama Alba yang jg mempunyai gen yang sama dengannya. Clare pun meninggal di pelukan Henry. Ada kalimat romantisnya nih…
Siehe, ich lebe. Woraus? Weder Kindheit noch Zukunftl werden weniger… Uberzahliges Dasein / entspringt mir im Herzen.
(Lihatlah, aku hidup. Dengan apa? Baik masa kanak kanak ataupun masa depan / tidak tumbuh semakin kecil… Mahluk yang berkelimpahan / muncul di dalam hatiku.)
 

The novel tells the story of Henry DeTamble (born 1963), a librarian at the Newberry Library in Chicago, and his wife, Clare Abshire (born 1971), an artist from a wealthy family who makes paper sculptures. Henry has a rare genetic disorder, which comes to be known as Chrono-Displacement during his lifetime, that causes him to involuntarily travel through time. When 20-year-old Clare meets 28-year-old Henry at the Newberry Library in 1991, he has never seen her before, although she has known him most of her life. Clare’s past is still in Henry’s future. Henry begins to experience the events in Clare’s childhood at the same time that he experiences life with the adult Clare in the present. In the novel, the future cannot be changed, and many tragic events are foreshadowed in the past.

Henry is unable to control his time traveling: when he leaves, where he goes, or how long his trip will last. His destinations are tied to his subconscious, as Henry most often travels to places he has visited or will eventually visit. Very often, Henry is taken back to the moment his mother died in a car accident that he survived, and is forced to observe the car crash again and again. Certain things like stress or flickering images (like those of television) can trigger time travel for Henry. It is described as being similar to epilepsy or a panic attack, though on brain imagery, his brain shows patterns similar to those who are schizophrenic. He uses running as a way of keeping calm and remaining in the present. But more importantly, he needs to be able to run fast to escape any unknown situations he could travel back (or forward) to at any given time.

Henry cannot take anything with him into the future or the past. Even fillings in his teeth are left behind. He always "arrives" naked and must work hard while "away" to find clothing, shelter, and food without getting beaten up or arrested. He amasses a number of survival skills including pickpocketing, lock-picking, and expert fighting skills. He learns many of these skills from older versions of himself, either when the older self is time-traveling into his own past, or when his older and younger selves’ time-traveling coincides.

Henry frequently time travels into Clare’s childhood and adolescence in South Haven, Michigan, starting in 1977 when she is six years old. On one of his early visits, Henry dictates to her a list of the visits he will make to her; she writes these dates into a diary so she can expect his visits. As an adult, when all of the visits are through, she gives the list to him to memorize so that he will know them when he returns to her in her past. This is an example of a predestination paradox, since the knowledge of the dates forms a causal loop, with Henry having got the list of dates from Clare when she was an adult, and Henry having memorized the list and dictated it to Clare on one of his first visits in 1977. During one of Henry’s visits, he inadvertently reveals that he and Clare will be married in the future, confirming what a Ouija board spelled out to Clare and her friends at a sleepover. His last visit takes place on her eighteenth birthday in 1989 where he and Clare make love for the first time, and then they are separated for two years until they finally meet in real time for both of them.

Clare and Henry get married, but have trouble conceiving a child because of his genetic disorder. After six miscarriages, Henry gives up and has a vasectomy. However, a past version of Henry, pre-vasectomy, travels to the future and makes love to Clare. She becomes pregnant and carries the child to term. They have a daughter named Alba, who is also diagnosed with the same disorder. Unlike Henry, however, Alba has more control over her destination when she time travels. Before she is born, Henry travels to the future and meets Alba, who is ten years old and on a school field trip. During this visit, Henry is confronted by Alba’s teacher, who is suspicious of his identity; Henry then learns that he has already died in real-time by the time Alba has turned ten. Alone with her dad, ten-year-old Alba confirms that he died when she was five years old.

During what is to be his last year of life, Henry time-travels to a Chicago parking garage on a frigid winter night, where he is unable to find shelter. He experiences hypothermia and develops frostbite. When Henry returns to his ‘present’, his feet must be amputated. Henry and Clare both know that without the ability to escape by running, Henry will certainly die within the next few jumps back in time. On New Year’s Eve, the DeTambles throw a party, ostensibly to celebrate the new year, but the real reason is known only to Henry: he knows that the journey that will take his life will happen that night, and he doesn’t want Clare to be alone when that happens. Just before midnight, Henry time-travels into the middle of the Michigan woods during deer season and is fatally shot by Clare’s brother. This scene is foreshadowed earlier in the novel. Henry returns to the present and dies in Clare’s arms.

Clare is devastated by Henry’s passing, and feels unable to live her life without him. Although their daughter Alba sees him from time to time, he and Clare seem never to be able to see each other. She finds a letter from Henry describing an experience he had with her in her future, when she is an old woman. Henry doesn’t want Clare to wait for him, but he wants her to know that they will see each other again, and that love knows no boundaries and transcends time and death. Clare lives to old age, and the book concludes as she waits for Henry’s last visit.

Bagus deh.. baca aja, walau timingnya mungkin loncat-loncat.
 
Ok, next time aku akan review Twilight-New Moon-Eclipse, the book of lost things,   dan lain-lainnya.
 
12 3
 
June 11, 2008

Tetralogy novel Andrea Hirata

Filed under: Books to Read
Akhirnya, aku telah sukses membaca buku ketiga dari tetralogi laskar pelangi. Edensor. Novel ini lebih fokus ke Ikal/cerita hidup sang pengarang yaitu Andrea Hirata sendiri beserta dengan selukbeluk pengejaran cinta dan pencarian jati diri. Hebat yah, memang sih klo udah dihubungkan sama cinta.. apapun kayanya worthed to try.
quotesnya: aku ingin merasakan cinta yang dapat membuat hati menjadi kelu (kalo ga salah).
Cinta dalam angannya A Ling yang entah dimana itu bahkan bisa menyaru sebagai Njoo Xian Ling, obat kuat, yang dikejarnya dari Eropa hingga Afrika. Wow, funtastis sekaligus fantastis. Bagaimana ide dan pikiran gilanya itu bisa menginspirasi dan membakar kompetisi diantara teman-temannya, Padahal dia termasuk di golongan Pathetic Four. Hebat!!!
 
Setelah membaca bukunya (padahal aku bacanya langsung loncat ke buku ketiga loh), baru aku tau maksud novel yang dapat menginspirasi orang lain.. yah novel semacam ini. Keren sekali.
Kemudian untuk sementara aku akan merecaps 2 novel awalnya dari review orang lain, nti deh hasil reviewku akan menyusul di postingan
 
1/ Laskar Pelangi - kisah Ikal dan teman-teman kecilnya di Belitung. Mimpi-mimpi mereka dan bagaimana mereka mengejar mimpi dan banyak pula yang beralih karena keadaan, lagi-lagi masalah kemiskinan.
 
2/ Sang Pemimpi - menceritakan kisah Ikal dimasa SMA dan perjalanannya berikutnya menginjak Jakarta, yang diakhiri dengan diterimanya Ikal dan Arai, 2 tokoh sentral dalam buku ini, menggapai mimpinya untuk kuliah di Universite de Paris, Sorbornne, Paris. Dua anak kampung, kuli angkut ikan, tukang fotocopy semasa kuliah, pekerja pabrik tali plastik, tukang asah batu di Kalimantan, tukang sortir surat di PT Pos, mendapatkan beasiswanya untuk kuliah di Prancis.
 
3/ Edensor - pencarian jati diri Ikal dewasa dan pertemuannya dengan Andrea Galliano, pencarian cinta pertama. Bahwa mimpi itu harus setinggi langit!! Yakin dan kejarlah jangan hanya terdiam terbelenggu dalam mimpi. Perbedaan kultur dan belajarlah tentang sejarah!!!
 
4/ Maryamah Karpov - terbit September. Siapakah dia si pemain biola itu ? Apakah dia A Ling??? still questioning.. 
 
 
Benar, buku ini membuatku membangunkan lagi lembaran-lembaran mimpi diantara celah ruang bawah sadarku, iya aku ingin berkelana lagi, kali ini ‘mungkin dan sangat berharap’ bahwa aku akan berkelana bersamanya, sebab bersamanya aku telah merasa nyaman dan ‘feel secure’ . Semoga terwujud yah. Amin.
 
June 5, 2008

so sick with Bret Easton Ellis

Filed under: Books to Read
Kemaren malem, aku akhirnya baca juga American Psycho. Duh cerita awalnya sih datar-datar aja, then sekitar dihalaman 20-an -mungkin- mulai deh MENGERIKAN sekali. Akhirnya banyak chapter yang aku lewatkan dan ending dari cerita itu adalah dia/Pat Bateman sedang menatap sign …THIS IS NOT AN EXIT sama seperti bagian awal cerita. Hhh.. harusnya aku baca resume dari wiki dulu biar ga terlalu kaget banget, ceritanya lebih sadesshh dari Fight club, tapi intinya sih sama juga yah someone’s crazyness. Di beberapa bagian Australia, karena ratingnya R18, saat beli nih buku pasti dibungkus khusus. Bahkan di Kanada terindikasi kalo buku ini menjadi referensi serial murder (namun masih agak diragukan sih).
Gilanya nih buku penuh dengan latar poster dan lagu dari Les Miserables.. tapi sisi ironi dan satir-nya ga aku dapet tuh pas baca?.. apa dua kepribadiannya yah yang jadi ironi disini, jenius sadis.  Wah.. speechless deh baca bukunya, ga kuat mental!. Bukan genre yang aku suka, too damn dark and bloody. Oh iya, aku rasa lagu Obsession nya Suede tuh beneran terinspirasi dari buku ini. Sebab ada kata obsession di awal terjadinya kegilaan si Pat.
June 2, 2008

bret easton ellis

Filed under: Books to Read

Aku baru download ebook American Phsycho by Bret Easton Ellis, gara-gara kemaren aku dengerin dan menyanyi mengiringi Suede dengan Obsession-nya. Argghhh ceritanya nanti bakal ku review dech. Semoga tidak se genre model Fight club gitu (setengah berharap???)

April 26, 2008

Pencarian jati diri

Filed under: Books to Read
Novel dari okke, Indonesian Idle dan Istoria da Paz, cerita yang pertama tentang seorang gadis kutu loncat yang sebenarnya sih panggilan jiwanya tuh menjadi art teacher. Setelah mengalami berbagai peristiwa yang ‘bikin capek’ dan kepentok sana-sini, sedikit mirip nanny diaries kisah ibu dan anak di sini, akhirnya yah dia mendapatkan pekerjaan sebagai guru gambar di sekolah internasional.
Kemudian untuk buku kedua, tentang seseorang yang percaya dengan cinta dan pernikahan, sementara roomate sekaligus cwo-nya seorang gamophobia-takut pernikahan, lalu problem dan trouble maker datang berupa seorang Arimbi penulis buku yang sinis memandang pernikahan, akhirnya Damai/ibu guru Bunga putus dengan Jambrong si gamophobia-man itu dan menemukan cintanya di Timor Leste dengan menjadi guru di sekolah untuk anak-anak yang tinggal di kamp pengungsian dari Timor Leste.
Hmmm… buku yang menarik. 
April 25, 2008

Eleven Minutes - Paulo Coelho

Filed under: Books to Read
Cerita tentang pencarian cinta sejati dan kesucian dari making love. Hmmm
April 24, 2008

Test Pack - Ninit Yunita

Filed under: Books to Read
Buku yang bagus, buat cwe dan buat cwo yang berhati lembut.. ehemm
Ceritanya tentang suami istri psikolog - pengacara yang telah menikah selama 7 tahun dan belom juga dikaruniai anak. Jadi saat sang istri Tata mencapai usia 32 tahun, mulailah dia resah, karena targetnya sih umur 30 dah punya anak , at least, ternyata setelah periksa ke obgin.. taddaaaa…. ditemukan bahwa Rahmat suaminya itu infertil. Trus cerita jadi sedih banget.. meski tidak digambarkan too dramatic tapi diingatkan dengan memori mereka berdua dan kejadian2 surrounding them.. membuat mereka semakin diyakinkan akan perasaan cinta mereka berdua, dan akhirnya mereka mengadopsi seorang anak!. That’s all… yang gw suka… memang dia bukan cinta pertamaku, and i don’t even love @ the first sight, kami tidak pernah saling mengenal saat sma karena dia telah menjadi milik seseorang, tapi kini.. i just can’t look another woman.. just at her.. Hmm… mengingat yang mengarang buku ini cewe jadi agak kurang mungkin buat jadi semaam referensi klo pikiran cwo tuh kaya gitu. Yah, cowo kan mata keranjang.. ordinary people.
 
April 17, 2008

The Goal

Filed under: Books to Read
Baru kali ini gw nge-review buku yang ’super duper berat bwangetzz’, padahal nih alur plot penyajian data sudah dibuat ala cerita fiksi gitu, tapi tetep aja njlimet bin mumet alias depressed me..
Kemudian, karena males dan agak lupa, jadi gw copy paste aja dari wikipedia.. hehehehe 
 
The book gives a good example of the Evaporating Cloud thinking process when Alex Rogo wants to increase the plant’s throughput but he can not do so according to a salesman, Johnny Jons, because there are not any deals available. However, later it turns out that there is a deal from a French client who wants a certain part at a low price and in a massive amount, the conflict being they won’t make a big profit and Alex’s plant can’t produce the amount wanted in time. Alex’s team comes up with the idea that if they can’t produce it all at one time they could produce the quantity in pieces which bumps the price back up because the client isn’t ordering in bulk anymore. The French client hears of the plan and makes a deal with Jons even though it’s a little more costly which increases the throughput of Alex’s plant and the net profit of Unico by finding a win-win solution to a situation that had goals in conflict with each other
April 14, 2008

Ocehan Lucy, Kite Runner & For One More Day

Filed under: Books to Read

Sabtu & Minggu kemaren gw ga kemana-mana, baca buku aja. Gw bisa juga kelar baca 3 buku dalam 2 hari. So, ini review buku pinjeman gw:

- Ocehan Lucy  

Lucy, staf junior marketing di Widgetex, perusahaan elektronik, mempunyai pacar Greg seorang pilot pesawat carteran yang selalu manfaatin dia. Kemudian dekat dengan Alex seorang jurnalis otomotif yang anak mama. Akhirnya menyadari klo seseorang yg mencintai dan selalu ada untuknya itu ternyata tetangga sebelahnya, Big Mike atau Michael Efron, seorang dokter hewan. Ceritanya ga’ fokus. Berpindah-pindah antara keluarganya yg aneh, ibu yang terobsesi untuk menjadi masterchef, ayah yang gemar dengan gadget-gadget bertukang namun seringkali error dalam melakukan uji coba peralatannya, adiknya Alice yang bandel dan rajin berpartisipasi dalam demo aktivis lingkungan. Lalu ada pula neneknya, Violet, yang masih suka party-party, alkoholik dan ehm… pacaran. Hehheeehe. Tadinya Lucy tinggal di flat bersama dengan 3 orang temannya, Mo, Bella dan Jane. Namun, Mo, sedang asyik backpacking ke Asia. Kemudian, kedua temannya akan segera menikah sehingga dia pindah sementara ke flat Mike dan baru menyadari ‘the one for her’ itu ternyata the guy next door nya Lucy.

- Kite Runner

Kisah persahabatan, persaudaraan, perang, kesetiaan, pengabdian, pengkhianatan, kekejaman dan dendam masa kecil. Masa lalu yang kelam, rahasia keluarga terkadang menjadi semacam penyakit turunan yang berulang .. yah sejarah selalu berulang kan?.. seperti itulah. Amir & Hassan bersahabat sejak kecil, meski ada dalam kasta yang berbeda dan suku serta aliran yang berbeda. Amir Sunni, Hassan Syiah. Dalam cerita digambarkan kekalutan pikiran Amir untuk mengakui apakah Hassan temannya,mengingat perbedaan antara mereka. Namun Hassan selalu membelanya… untuk keseribu kalinya. Bagaiman perasaannya yang iri atas kekaguman ayahnya sendiri atas keberanian Hassan dalam menghadapi tantangan (maksudnya sebagai anak laki-laki Hassan lebih sporty sementara Amir lebih suka membaca, mengarang dan berdiam diri di kamar).  Ceritanya menyedihkan banget, ironis, menyayat hati. Yah bisa dibilang Les Miserables ala Afghanistan (mengingat pengarangnya menyebut adanya poster Les Miserables di kedutaan Amrik di Pakistan, jadi sedikit dapat disimpulkan ada sedikit koneksi antara cerita ini dengan LM). Khaled Hosseini  ngebawain ceritanya indah banget, bisa banget ngerasain thriller saat mo keluar dari Afghan dan kesedihan atas rasa bersalah ketidakberdayaan masa kecil. Bagus banget deh. Gw bacanya ‘meski ceritanya ngebuat gw berderai-derai’ 3 jam nonstop (eh jedanya buat ngusap air mata sama nyari tissue buat idung hehehe..). Tuhan tuh ada kok, dan Dia selalu menunjukkan jalan buat para pencariNya.

- For One More Day

Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sebatas mata. Tentang seorang anak yang merasa kehilangan arah hidupnya karena kehidupan rumah tangganya berantakan, tidak mempunyai karier yang mantap dsb. Alkoholik. Mencoba bunuh diri, namun saat dia sekarat dia berjumpa kembali dengan ibunya yang telah meninggal 8 tahun yang lalu. Mengajaknya berjumpa dengan orang-orang yang akan meninggal. Ikut menghibur dan mempercantik mereka sebelum perjalanan abadinya. Dari catatan hariannya dia menemukan bahwa selama ini kasih ibunya selalu melebihi tindakan-tindakannya yg membuat ibunya kecewa. Namun. ibunya berkata. "Kamu anakku adalah jawaban dari doaku, aku tidak pernah menyesali kehadiranmu". Semua pengharapan atas kasih sayang ayahnya ternyata tidak mendapat balasan yg baik dari ayahnya, bahkan pada saat terakhir,  saat ultah ibunya dan pada saat itulah ibunya meninggal, dia sedang dalam pertandingan bisbol demi ayahnya. Namun, ayahnya tidak sedikitpun memberi jawaban atas harapannya, bahkan menghindarinya. Jadi, jangan pernah memberikan pilihan pada anak anda: kamu mau menjadi anak mama atau anak papa.. mereka tidak berhak memilih. Mereka adalah anak mama & papa.

Coba tanyakan pada dirimu sendiri: Pernahkah kau kehilangan seseorang yang kausayangi dan kau ingin bisa bercakap-cakap dengannya sekali lagi, mendapatkan satu lagi kesempatan utk menggantikan waktu-waktu ketika kau menganggap mereka akan selalu ada selamanya? Jika pernah, maka kau pasti tahu bahwa seberapa banyak pun kau mengumpulkan hari-hari sepanjang hidupmu, semuanya takkan cukup untuk menggantikan satu hari itu, satu hari yang ingin sekali bisa kaumiliki lagi. Bagaimana jika kau bisa mendapatkan kembali satu hari itu?.
Pada masa kanak-kanak, pada umumnya.. seorang ibu mengisi penuh kehidupan seorang anak, memberi saran, mgnkritik pokoknya semua hal yang biasa dilakukan seorang ibu.. merecoki anaknya. Saat dia tak ada, bagaikan itik kehilangan induknya. Anak akan kehilangan arah, hanya mengambang mengikuti arus air di tepi sungai. Para ibu membangun ilusi tertentu tentang anak-anaknya dan salah satunya, aku menyukai diriku sendiri karena ibuku menyukainya. Saat dia meninggal pemikiran itu ikut menghilang/
Saat kau membusuk dari dalam dirimu, kau akan membusuk dihadapan semua orang bahkan orang-orang yang kausayangi.
Ibu menyayangiku saat datang dan pergi, saat terburuk dan terbaik, sumur kasih sayang yang tak berdasar buat anaknya. Kesalahannya dia tak pernah membuatku berusaha untuk mendapatkan kasih sayangnya.
teorinya: anak-anak mengejar rasa sayang yang sukar diraih (ayahnya). Yang menyimpannya jauh seperti dokumen dalam tas kerja dan terus mencoba berusaha membukanya.
Anak-anak terlalu banyak berharap dari satu orang tua dan memandang yang satu lagi lebih rendah standarnya.
Anak-anak terkadang bis mengucapkan kata-kata yang kejam, sampai kita ingin bertanya "anak siapa sih ini?"
Biasanya mereka hanya sedang merasa terluka saja. Mereka perlu menyelesaikan masalahnya.
Terkadang anak-anak ingin kau terluka sebagaiamana dia terluka.
anak yang merasa malu karena ibunya hanya anak yg belum terlalu lama menjalani hidup.
divorce: cerai - berasal dari divertere: mengubah. Perceraian mengubahmu, membawamu pergi dari segala sesuatu yang kaupikir kau tahu dan segala sesuatu yang kaupikir kau inginkan dan mengantarmu ke dalam berbagai macam hal yang lain.. seperti apakah seharusnya dia menikah lagi dengan orang lain.
kembali menjalani yang pernah kautinggalkan itu lebih sulit daripada yang kaukira
ini yang akan kautemui dalam pernikahan: kau harus mengusahakannya bersama-sama dan kau harus mencintai tiga hal:
1. satu sama lain
2. anak-anakmu (jika kau sudah punya)
3. pernikahanmu ; akan ada masanya ketika kalian bertengkar bahkan saling tidak menyukai. Disaat itulah kau harus mencintai pernikahanmu. Perlakukan pernikahanmu seperti pihak ketiga. Lihat lagi foto-foto pernikahanmu, kenang kembali semua kenangan yang kalian miliki. Jika kau percayai semua kenangan itu, mereka akan menyatukan kalian kembali.
Lebih sulit mana, mendaki atau saat turun gunung?. Saat turun, karena saat mendaki kau pusatkan seluruh perhatian untuk mencapai puncak, kau menghindari semua kesalahan.
Punggung sebuah gunung adalah peperangan melawan tabiat manusia. Kau harus berhati-hati dengan hidupmu saat menuruninya sama sperti saat kau menaikinya.
Kalau seseorang ada di dalam hatimu, mereka tidak akan pernah benar-benar pergi. Mereka bisa kembali padamu, bahkan pada waktu-waktu yang tak terduga.
masa lalu tidak seharusnya menghilang begitu saja
Betapa sifat orangtuamu diteruskan melewati dirimu kepada anak-anakmu, entah kau menyukainya atau tidak.
hal yang paling menyesakkan itu: Pada hari yang sama aku kehilangan kedua orangtuaku, yang satu karena malu dan satunya lagi karena maut.
Tenyata ayahnya memiliki keluarga lain
Kau punya satu keluarga, kau tidak boleh menukarnya, tidak boleh mendustainya , tak bisa menjalani dua pada saat bersamaan berpindah-pindah dari satu ke yang lainnya.
tetap tinggal bersama keluargamu adalah apa yang menjadikannya keluarga.
Ada banyak hal dalam hidupku yang kuharap bisa kuperbaiki. dan kuulangi. Namun satu hal yang ingin kuubuah seandainya aku bisa mengubah meski satu hal saja, bukan untukku tapi untuk putriku. Saat menemukan neneknya, ini seharusnya tidak terjadi. Dia masih kanak-kanak. Kupikir itukah sebabnya kau meratap ketakukan mencari hidup baru, karena jauh di dalam hati aku tidak lagi merasa layak untuk menjalani kehidupanku yang lam aku melarikan diri, seperti ayahku.
ketika semua terdiam, aku masih bisa mendengar gema ibuku, sekarang aku merasa malu pernah berniat bunuh diri hidup begitu berharga, aku tak memiliki seorangpun yan gbisa membujukku keluar dari keputusasaan, dan itu sebuah kesalahan. Kau perlu memiliki orang didekatmu. Kau perlu memberi mereka jalan masuk ke hatimu.
Aku percaya bahwa orangtua kalau mereka menyayangimu, mereka akan menggendongmu supaya aman, jauh diatas arus permasalahan mereka, dan terkadang itu berarti kau tak kan pernah tahu apa yang merreka alami dan kau bisa saja memperlakukan mereka dengan buruk, dengan cara-cara yang tak mungkin kaulakukan seandainya kau tahu.
Tapi selalu ada cerita dibalik semuanya, bagaimana sebuah lukisan bisa tergantung di dinding, bagaiman luka membekas di wajah. KAdang ceritanya sederhana kadang keras dan mgnhancurkan hati, tapi dibalik semua ceritamu selalu terdapat cerita ibumu, karena ceritanya adalah awal dimulainya ceritamu.
Aku ingin memperbaiki banyak hal dengan orang yang kucintai.

 

April 7, 2008

Chicklit: High Society, Playing James, Behaving Badly & Perfect Stranger

Filed under: Books to Read

Sarah Mason

ChickLit: High Society
              
Setelah kehilangan pacar dan kariernya, Clemmie mengobati luka hatinya di rumah keluarganya yang hiruk-pikuk di Cornwall. Ada Barney, kakaknya, si playboy cuek yang jatuh cinta pada gadis misterius. Ada Sorrel, ibunya, yang memelihara burung camar liar. Ada ayahnya, yang memusuhi Norman si burung camar. Dan ada Sam, sahabat Barney sejak kecil, musuh bebuyutan yang selalu menggodanya.
Kehidupan tak pernah membosankan di rumah keluarga Colshannon. Dia dan Holly, adiknya, menyelidiki kasus menghilangnya putri seorang ahli hukum terkenal, dibayang-bayangi mantan napi, dan menyeret seluruh keluarga hingga ke Prancis Selatan.
Prancis Selatan yang indah dan romantis…
Endingnya lucu & bisa ditebak sih, Sam akhirnya jadian dengan Clemmie. Ternyata kisah itu dibuat-buat tuk menutupi skandal keluarga ahli hukum tadi, lucu banget ceritanya khas Sarah Mason  semuanya tentang coincident, serendipity dan lain lain. Yah semacam itulah. Sukanya lagi berebut bath tub dengan burung camar yg menyebalkan. Untung ibu gw ga’ begitu ngebelain kucing2 gw ;)

    
ChickLit: Pura-Pura Jadi Detektif (Playing James)
               
Holly Conshannon bekerja sebagai wartawan surat kabar yang meliput pemakaman hewan-hewan peliharaan. Penting gak sih? Namun semangat Holly langsung melejit ketika bosnya menugaskannya sebagai reporter berita kriminal, dan membuntuti seorang detektif dalam tugas sehari-hari sehingga Holly bisa memberikan laporan pandangan mata.
Namun Sersan Detektif James Sabine tidak senang ketika diberitahu bahwa selama tiga minggu ia akan dibuntuti wartawan cewek yang koordinasi fisiknya buruk sekali. Bayangkan: bagaimana wartawan ini bisa mendampinginya memberantas kejahatan bila ia sendiri tak bisa menjaga diri? Sedikit-sedikit Holly tersandung, jatuh, memar-memar, pokoknya segala bentuk kecelakaan kecil yang merepotkan.
Dalam usaha penyelidikannya Holly terlibat dalam kejadian-kejadian tak terduga yang rasanya ga’ masuk akal banget klo di dunia nyata, tapi mungkin aja kok klo hidup lo emang rada-rada aneh gitu. Akhirnya setelah mengalami kekacaubalauan akibat keduanya saling keukeuh tuk berlagak sok undercover, banyak kesalahpahaman yg menambah sparkling-sparkling dalam cerita ini. Konyol banget dech sampe’ endingnya aja gw ketawa mulu, ancur abis.

ChickLit: Jangan Bandel, Ya! - Behaving Badly
Isabel Wolff
            
Miranda Sweet bekerja sebagai psikiater hewan peliharaan. Menurutnya, anjing dan kucing itu lebih mudah dihadapi ketimbang laki-laki: lebih loyal, lebih ramah, pokoknya lebih gampang deh.
Tapi mampukah dia berpaling dari pria selamanya? Menurut Daisy, sahabatnya yang romantis, Miranda tidak akan sanggup membentengi hidupnya terus-terusan dari laki-laki. Pada saat seorang fotografer yang menarik datang dalam hidupnya, bahkan Miranda pun mulai meragukan dirinya.
Kemudian, masa lalu mengejarnya. Masa lalu yang gelap dan telah disembunyikannya selama belasan tahun, ketika Miranda pun tidak semanis dirinya yang sekarang…
Ternyata, fotografer itu, David J White, adalah cwo yg secara tidak sengaja dia lukai 16 th yg lalu, terkena ledakan bom, yang dikira oleh DJW sebagai hadiah ultahnya, sementara Miranda mengira itu hanya kiriman video untuk Derek White ayah DJW dan yg menyuruhnya untuk berbuat itu adalah cwo pertamanya Jimmy Smith yang kemudian berubah menjadi James Mulholand sang menteri muda pendidikan. Setelah memutuskan pertunangannya dengan Alexander, seorang aktor yang mo terbang ke LA, akibat kasus ditinggalkan dalam penodongan di jalan. Miranda mencoba hidup baru, tanpa pria. Kemudian secara tidak sengaja bertemu kembali dengan Jimmy yg telah sukses berkarier di politik, dan menikahi wanita kaya Caroline, kenalan Daisy dan kemudian anjingnya menjadi kliennya, membuatnya berpikir tuk mencari korbannya DJW. Dari kliennya pula, Lily, yang berutang budi atas kewarasan anjingnya ,Jennifer Aniston, Miranda mendapat kesempatan tuk dimuat dalam majalah Moi! dan boleh memilih fotografernya sendiri, dapatlah dia kesempatan tuk bertemu dengan DJW.
Akhirnya, seperti biasa mudah ditebak, mereka saling jatuh cinta, bahkan cwo yang dikenal sulit itu bisa menjadi lebih terbuka pada Miranda. Ehmm…
Setelah agak seret menjelang endingnya, lagi-lagi, everything’s gonna be allright. Ayah & ibu Miranda berteman kembali, bahkan berbisnis bersama Klub Golf dengan caddy binatang Llama. Owhh.. gw jg suka binatang ini. Lucu.. dan karena novel ini gw jadi banyak berkhayal apa gw bisa alih profesi menjadi psikiater hewan (tapi klo ulah ular meneketehe..??), apa gw berani mencaritahu lagi dengan lebih dalam tentang…?. Hmm???.

ChickLit: Tak Kenal Maka Tak Sayang - Perfect Strangers
Robyn Sisman
               
Bisakah kita jatuh cinta pada orang yang tak pernah kita temui?
Suze Wilding dan Lloyd Rockwell tidak saling mengenal. Suze tinggal di London, Lloyd di New York. Suze orang yang spontan, tak sabaran, dan TIDAK MAU menikah. Lloyd sangat teratur, hati-hati, dan merencanakan menikahi kekasihnya yang tak tercela, Betsy. Hidup mereka yang sangat berbeda tak pernah bersimpangan jalan. Hingga suatu musim panas, mereka bertukar pekerjaan dan tempat tinggal.
Ketika Suze memergoki suatu rencana rahasia di kantor New York untuk menyingkirkan Lloyd, keduanya mulai menjalin komunikasi jarak jauh—dan bertanya-tanya apa yang bisa terjadi apabila akhirnya nanti mereka bertatap muka…
Lucunya Suze mempunyai kucing piaraan bernama Mr. Kipling, yang dibawa oleh Betsy untuk disuntik mati karena dikira kucing liar, yang dikira nama tetangga apartemen Suze oleh Llyod. Ketika di NY, Jay sahabat Llyod langsung suka dengan Suze, karakternya mirip banget dengan Llyod. Bahkan terkadang kelakuannya agak mirip gitu deh meskipun dalam hal kerapihan teramat sangat berbeda.
Meski cuman telpon-telponan aja mereka dah merasakan koneksi yg kuat. Punya imajinasi yg sama and so on..
Ceritanya agak mengingatkan dengan film Blonde Ambition namun dengan plot yang kuat, cerdas dan menggelitik. Klo film itu mah enggak banget too dumb and naive.
Gw suka banget cara pengarang membuat adegan romantisnya agak ditahan-tahan gitu kerasa banget deg-degannya, seolah.. aku dulu apa dia ya yang bilang, tapi malu… terus seandainya dia ga punya pacar.. blablabla… apalagi pas makan malam di restoran saat menunggu jeda Llyod berangkat ke NY. Aduh.. ikutan berbunga-bunga. Payah deh klo baca novel dan terhanyut gini.
Akhirnya sih mereka sadar klo saling suka dan endingnya di bandara Heathrow. Mmhhh…

March 18, 2008

List buku2 yg pernah dibaca ..1

Filed under: Books to Read
Saking banyaknya buku yg pernah gw baca.. sampe banyak yg lupa, trus minjem lagi.. untuk sementara ini nich listnya.. (emang banyak buku yg ga jelas sih).. hehehe.. oiya novel dalam negri jg belom kecatet trus chicklit ma teenlit jg blom semuanya.. hahhh.. trus buku serial detektif dan sekolah berasrama jg blomm… woww…
 
  1. Agatha Christie    Kaya’nya dah semua dech..
  2. Cecily von Ziegessar    Gossip Girl Series (#1 - 7)
  3. Charles Dickens    Great Expectation (baca 2 x versi unabridge sama versi abridge nya pocket book gitu deh) trus liat filmnya juga.. Jadi berharap-harap
  4. Charles Dickens    Oliver Twist (baca berkali-kali versi unabridge sama versi abridge-nya, terjemahannya, versi komiknya) trus liat filmnya juga.. Sedih terharu
  5. Charlotte Bronte    Jane Eyre
  6. Dan Brown    Angel & Demons
  7. Dan Brown    Da Vinci Code
  8. Dan Brown    Deception Point
  9. Dan Brown    Digital Fortress
  10. Emily Bronte    Wuthering Heights
  11. Erich Segal    Doctors
  12. Erich Segal    Love Story
  13. Erich Segal    Man, woman and Child
  14. Erich Segal    Oliver’s Story
  15. Erich Segal    Only Love
  16. Erich Segal    Prizes
  17. Erich Segal    The Class
  18. Jane Austen    Emma
  19. Jane Austen    Mansfield Park
  20. Jane Austen    Pride & Prejudice
  21. Jane Austen    Sense & Sensibility
  22. JK Rowling    Harry Potter & A Half Blood Prince
  23. JK Rowling    Harry Potter & Chamber of Secret
  24. JK Rowling    Harry Potter & Deathly Hallow
  25. JK Rowling    Harry Potter & Philosopher Stone
  26. JK Rowling    Harry Potter & Prizoner of Azkaban
  27. JK Rowling    Harry Potter & The Goblet of Fire
  28. JK Rowling    Harry Potter & The Order of Phoenix
  29. John Grisham    A Time to Kill
  30. John Grisham    Painted House
  31. John Grisham    Skipping Christmas
  32. John Grisham    The Brethren
  33. John Grisham    The Client
  34. John Grisham    The Firm
  35. John Grisham    The Partner
  36. John Grisham    The Pelican Brief
  37. John Grisham    The Rainmaker
  38. John Grisham    The Runaway Jury
  39. John Grisham    The Testament
  40. Meg Cabot    All American Girl
  41. Meg Cabot    Boy Meets Girl
  42. Meg Cabot    Every boy’s got one
  43. Meg Cabot    Ready or Not ?
  44. Meg Cabot    She Went All The Way
  45. Meg Cabot    Teen Idol
  46. Meg Cabot    The Boy Next Door
  47. Michael Crichton    Airframe
  48. Michael Crichton    Congo
  49. Michael Crichton    Prey
  50. Michael Crichton    Rising Sun
  51. Michael Crichton    Sphere
  52. Michael Crichton    Timeline
  53. Mitch Albom    Five people you meet in heaven
  54. Mitch Albom    Tuesday with Morrie
  55. Nicholas Spark    A Bend in The Road
  56. Nicholas Spark    A Walk to Remember
  57. Nicholas Spark    Message in a Bottle
  58. Nicholas Spark    The Notebook
  59. Nicholas Spark    The Rescue
  60. Philip Pulmann    His Dark Material Trilogy ( Golden Compass, Subtle Knife, Amber Spyglass)
  61. Paulo Coelho    The Alchemist
  62. Sophie Kinsella    Belom baca .. Remember Me?
  63. Sophie Kinsella    Can You Keep a Secret
  64. Sophie Kinsella    Shopaholic & Baby
  65. Sophie Kinsella    Shopaholic & Sister
  66. Sophie Kinsella    Shopaholic Abroad
  67. Sophie Kinsella    Shopaholic Ties the Knot
  68. Sophie Kinsella    The secret dreamworld of a shopaholic
  69. Sophie Kinsella    The Undomestic Goddess
  70. Zoey Dean    A List Series (#1 - 6?)
laennya kapan-kapan deh di update klo dah ingat hihihihi emoticon
January 17, 2008

Novel chicklit - Hissy Fit, Sammy’s Hill, Shopaholic & Baby

Filed under: Books to Read

1. Hissy Fit -

Bercerita tentang seorang desainer interior,yang dikhianati oleh calon pengantin prianya dg sahabatnya yg so bitchy Paige Plummer. Akhirnya karena saat pesta dia ngamuk berat, maka segala proyek desainnya dibatalkan. Sebab, para pengguna jasa Glorious Interiors itu adalah klien bank yg dimiliki keluarga Jenighan. Namun, ada pria keren Will Mahoney yg secara tidak sengaja melihat langsung aksi amukan Keeley Murdock. Dialah kemudian menyewa jasa KM tuk merenovasi rumah tua yg dibelinya di daerah Madison untuk menarik hati wanita impiannya Stephanie Scofield. Akhirnya.. yah standar chicklit lah, WM pun jadian dengan KM..

2. Sammy’s Hill - Kristin Gore

Pengarang buku ini adalah putri mantan wapres Amrik -Al Gore- . Ceritanya ya tentu saja kehidupan di sekitar capitol hill Washington DC. Gue sebagai orang yg tidak tertarik dengan dunia politik, akhirnya dapat melihat sisi lain yg menurut gw tuh engga mungkin terwujud di dunia selama manusia selalu digoda oleh harta, kuasa, nafsu dll. Jadi disini Sammy/Samantha ingin membaktikan dirinya di panggung politik sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik bg publik. Dia menjadi asisten penasihat pelayanan kesehatan bagi senator Robert Gray yang bersih dan tidak mempunyai kepentingan apapun seperti rivalnya yang keluarganya mempunyai dinasti asuransi. Kemudian dia berkenalan dan akhirnya berhubungan dg Aaron staf ahli pidato M. Awalnya dia sudah agak kurang sreg dengan Aaron karena menurut idealismenya hanya orang yg mempunyai kepribadian yg tidak baik yg bergabung dengan team M. Namun karena dibutakan oleh cintanya, dia berkompromi & menenangkan diri atas bisikan nuraninya. ciehh,,. Kemudian, setelah tragedi salah kirim sms berantai yg hot yg tadinya akan dikirim ke Aaron. Artikel mengenai "kecanggungannya" itu akhirnya membuatnya lebih dekat dengan Charles, wartawan/jurnalis Post yg berpikir akan membuat dunia lebih baik melalui tulisannya. Lucunya, Sammy nih orang yg sangat paranoid & day dreamer banget ky Ally McBeal. Udah gt sangat canggung, sering membuat kehebohan saat panik. Lumayan asyik kok ceritanya, klo saja ada anggota kabinet kita yg benar2 semurni itu.. wah!!.. Buku keduanya Sammy’s House belum beredar.

3. Shopaholic & Baby - Sophie Kinsella

Akhirnya Becky Bloomwood Brandon hamil, kehebohan pun masih saja berlangsung bahkan lebih mengerikan. Becky kan mudah tergiur dengan segala trend baru asal wahh.. Nah, saat sedang berbelanja baju bayi dia mendapat gosip tentang dokter kandungan yg menangani seleb yg baru saja pindah ke London. Dr. Venetia Carter yg ternyata adalah mantan pacar suaminya Luke saat masih kuliah di Cambridge selama 1 tahun. Awalnya Becky tidak merasa aneh jika dia menjadi pasien mantan pacar suaminya, tapi teman dan ibunya merasa aneh, akhirnya memang ketahuan klo si Venetia itu masih mengincar suaminya. Becky nih emang gila berat, dia bisa menjadi pembelanja yg hebat.. maksudnya waktu hendak membeli rumah di kawasan elite sebenernya rumah itu sudah dibeli oleh orang lain, tapi karena dia mempunyai sepatu bot yg susah dicari maka dia dapat memperoleh rumah tersebut hanya dg DP sepatu bot. Lalu idenya untuk mendatangkan Danny temannya yg desainer eksentrik itu untuk meramaikan The Looks - depstore nya. Kemudian pertanyaan ajaib & tiba-tibanya tentang warna sampul buku cek di bank yg tidak menarik, serta keajaiban jawaban2nya saat mengisi daftar isian tuk masuk klub senam hamil.. masa bagaimana cara anda mengatasi mual & rasa sakit saat hamil.. tentu saja dengan belanja. Wuahaahaha.. mana saat pelatih senam itu bertanya ke ibunya tentang pengalaman melahirkannya jawaban ibunya jg membuat takut semua ibu2 hamil di sana, tentu saja sakit sekali kalian tidak akan tahan, makanya anakku cuma satu. Hehehee.. penasaran? Baca sendiri ya, klo terasa sangat shallow.. hmm this woman must be so shallow but still had so kind heart. Really!.

January 8, 2008

A list series #7 - 9

Filed under: Books to Read


 cover novel nya

A List Series

nehh
(dari teenreads.com)

#7 American Beauty
American Beauty is the seventh guilty pleasure in this witty and risqué series that takes readers behind the scenes of the Hollywood glitterati. Soon to be a major motion picture from Universal Pictures.Wow, mengikuti jejak Gossip Girl series rupanya. Buku ini ceritanya masih berkisar perseteruan Cammie & Anna serta cerita persahabatan yg seru antara Sam & Anna. Selain itu jg kisah cinta yg so complicated antara Ben dan Anna. Ceritanya mereka dah mo lulus high school gt, trus mo bikin party. Anna lg stress berat sama hubungan on-off nya sama Ben, begitu pula dengan Sam yang merasa patah hati karena kegemukannya membuat Eduardo menjauh.Namun Sam masih menginginkan Eduardo balik lagi. Ada tokoh baru loh Caine Manning, asisten magang bapaknya Anna. Wuihh… so juicy… Trus ada cerita seru-seruannya saat Sam & Anna ngerasa bete abis n look 4 hideaway they’ve been kidnapped. Lalu poor Anna, dia ngerasa bapaknya bener2 ga sayang & ga care gara2 ga ikut jemput pembebasan mereka. Padahal bapaknya Sam yg jelas2 aktor papan atas yg supersibuk itu mau loh datang tuk menemui anaknya. Nasibnya emang agak2 mirip Cammie yg suka caper gara2 dihantui misteri meninggalnya sang ibu saat dirinya masih kecil. Seru…

#8  Heart of Glass
The New York Times bestselling series about the scandalous lives of rich and famous teens in Beverly Hills, California. High school is officially over and that means one thing for the A-List: time to party! But the celebration is cut short when unlikely pair Anna and Cammie find themselves in an even more unlikely situation—caught trespassing on a celeb’s beach estate—and are forced to don steel handcuffs along with their Tiffany tennis bracelets. Luckily, the girls are spared a summer stuck in tacky orange jumpsuits when their hotshot lawyer lands them a cushy community service gig: helping plan a fabulous charity fashion show! But while it may seem like a plush job, Anna and Cammie are in for a challenge. Can the girls handle the pressure of the vicious fashion world? Or will they fall to pieces faster than a cheap Louis Vuitton knockoff?

#9 Beautiful Stranger
Anna decides to take an end-of-summer getaway—to get away from her drama-filled LA life. So she packs her Louis Vuitton, grabs her close friend Sam, and heads to the Big Apple. Between trips to the Met and shopping at Bendel’s, the girls are living the A-List life on Anna’s home turf. But their trip isn’t exactly a vacation. Sam is here to spy on Eduardo and decode his recent strange ­behavior. Will what she discovers send her hopping on the next private jet back to Beverly Hills? And who is the ­beautiful stranger who appears on Anna’s Upper East Side doorstep? Anna begins to wonder whether she wants to head back west again—especially since Ben seems to have moved on . . . with someone who isn’t a stranger at all. When it comes to the A-List, there’s drama coast to coast.

April 4, 2007

Filosofi Kopi

Filed under: Books to Read
Masih seperti Dee… ceritanya tenang menghanyutkan, ringan tapi dalem banget buat dimaknai… Hmm.. filosofi yang ga’ memaksa, nyantai, asyik buat nemenin ‘our leisure time’ dan tentu saja sesuai ma selera kita masing-masing.
March 30, 2007

First thing First ( Summary from The 7 Habits of Highly Effective People )

Filed under: Books to Read

Dari  buku 7 HoHEP, dapat dilihat 7 kemampuan manusia yang unik berdasarkan kebiasaannya. Kemampuan dasar manusia ( habit 1-2-3, yaitu pengetahuan diri & kesadaran diri, imajinasi & mampu untuk membedakan benar/salah, kekuatan kemauan/will power/ambisi) sedangkan kemampuan sekundernya dapat dicapai melalui pelatihan/pembiasaan atas habit 4-5-6 (mental yg luar biasa, keberanian & kewaspadaan/berpikir hati-hati/bijak, kreatifitas).  Sementara kemampuan ke 7 adalah kemampuan diri untuk memperbaiki diri sendiri.

Habit 1: proaktif – suatu kemampuan untuk merespon suatu masalah/ bertanggungjawab. Dalam perkembangannya manusia tidak akan menjadi korban melainkan menjadi lebih mampu men-determinasi masalah dg kreatifitas yg dimiliki melalui kewaspadaan dalam merespon suatu kondisi.

Habit 2: Begin with the end in Mind, misalkan sebagai seorang programmer yg menulis suatu program, saat awal menuju proses akhir tentunya sudah harus merasakan tujuan2, rencana2, dan langkah2 perbaikan. Pada saat ini sifat bijak harus diandalkan, mengabaikan memori/sejarah, sebab jika hanya mengandalkan pada memori bisa saja penilaian menjadi tidak valid lagi, hal ini berdasarkan penelitian terhadap orang yg menderita neurotic & psikotik, tidak mengacu pada penelitian yg dilakukan pada orang yg sehat, kreatif dan efektif. Dalam hidup juga demikian, harus sering dipantau sampai sejauh mana progress dalam menuju tujuan hidup. Kemudian tinggal kemauan kita saja untuk tetap stuck dalam level yg itu-itu saja atau terus berkembang lebih dewasa. Hal-hal ini yg membedakan manusia dari hewan. Dengan melatih kemampuan primer manusia, maka akan mempermudah menggunakan kemampuan sekunder dengan lebih efektif.

Habit 4: Think Win-Win, menjadi focus pada hal yg prinsip/mendasar, yang menyukai dalam hal sharing recognition dan kekuasaan

Habit 5: Seek first to understand, then to be understood. masalah mendasar dalam komunikasi adalah orang tidak pernah mendengarkan dengan empati, melainkan dengan autobiografi. Jika menghadapi perbedaan, katakanlah “ ayo kita cari & mensinergikan pemecahan secara win-win. artinya mari saling mendengarkan. Jika masalah ini terjadi dalam suatu keluarga, pikirkan berapa dalam rasa sakit dan ketidakpuasan yg menyebar dalam anggota keluarga jika tidak mengindahkan prinsip dasar berikut: 1) Orang dan hubungan dalam keluarga lebih penting daripada apapun juga. (orang yg sekarat tidak akan bicara untuk menghabiskan waktunya lebih banyak di kantor, mereka akan bicara tentang hubungan) & 2) Saat mengalami kesulitan/perbedaan, datangi/hadapi langsung orang yg bersangkutan, bicarakan secara terbuka satu sama lain dan mencoba untuk menciptakan win-win solutions, tentu saja kita harus kreatif dalam menyampaikan dan menciptakan atmosfer komunikasi yg efektif.

 

Habit 6: Synergize, kreatif dalam menciptakan sesuatu melalui pikiran yg bisa dipertanggungjawabkan dan komunikasi, sehingga akan menghasilkan solusi yg jauh lebih baik dari yg telah ditawarkan sebelumnya. Saat masuk dalam komunikasi yg sinergis, maka tidak akan ada lagi posisi tawar menawar dan hasil kompromi yg terbaik, yang ada adalah saling mengetahui dasar yg berlandaskan kebutuhan dan ketertarikan serta mencari solusi untuk saling memuaskan.

 

Habit 7: Sharpen the Saw, Jika tidak secara konstan memperbaiki dan merubah (lebih baik) diri kita, maka kita akan seperti reaksi kimia entropi system tertutup, demikian kita semakin tertutup terhadap perubahan.

 

Indentify Your First Things - Subordinate Clock to Compass – From Urgency to Importance

Setiap manusia mempunyai bakat yg unik dan kemampuan serta hal-hal penting yang harus dilakukan dalam hidup. Hal ini merupakan proses kesetimbangan ekologi dalam hidup manusia. Men-set persetujuan/perjanjian win-win dengan orang lain dan menjaga hubungan positif merupakan proses yg tidak efisien. Karena dalam kenyataan, prosesnya berlangsung lambat. Jika mengedepankan efisiensi, mungkin akan mengambil pendekatan yg paling lambat. Lambat adalah cepat. Cepat adalah lambat. Peter Drucker membuat perbedaan yg jelas antara keputusan yg berkualitas dengan keputusan yg efisien. keputusan yg berkualitas dapat dibuat tapi jika tidak ada komitmen terhadap keputusan tersebut, bisa dipastikan akan menjadi tidak efektif. Harus ada komitmen untuk membuat suatu keputusan berkualitas menjadi efektif. Eksekutif mungkin bisa menjadi pekerja yg berefisiensi tinggi terhadap suatu hal, namun menjadi sangat tidak efektif dalam hubungan manusia. Beberapa orang dapat memanjat tangga kesuksesan dengan sangat efisien, tapi jika merambat pada dinding yg salah, maka hal itu menjadi tidak efektif, efisiensi adalah nilai yg didapat saat bekerja dengan hal2 yg ada.  Kita tidak dapat tawar menawar dengan orang semudah menawar suatu hal. Jika bergerak cepat, progressnya malah akan lebih lambat. We value the clock for its speed and efficiency. The clock has its place; efficiency has its place, after effectiveness. The symbol of effectiveness is the compass a sense of direction, purpose, vision, perspective, and balance. A well-educated conscience serves as an internal monitoring and guidance system. Effectiveness applies to self as much as to other people. If you use the efficiency approach, you may try to bang it out this weekend. But if you use the effectiveness approach, you’ll carry on this tortuous internal debate on every aspect of your nature, your memory system, your imagination system, your value system, your old habits, old scripts. If people can make and keep promises to them selves, they will significantly increase their social integrity. Conversely, if they learn to make and keep promises to others, they w ill have higher self-discipline. We subordinate the clock approach of efficiency to the compass approach of effectiveness. When using the compass, we subordinate our schedules to people, purposes, and principles. Some people never understand these realities. Because of my conscience deals with the totality of my life. If you are immersed in an extremely productive or creative work, don’t let anything interrupt. Most people are buried in urgency. If you’re into daily planning and prioritizing, then by definition you live with urgencies and crises. If you internalize those laws and principles, you create a highly educated conscience.

October 11, 2006

Every Boy’s Got One & Zona@Last

Filed under: Books to Read

Waktu buka puasa hari senin kemarin, gue nyempatin tuk beli novel Zona@Last ma Every Boy’s Got One, semalem gue baru sempat baca EBGO lumayan lucu abis, mungkin Meg terinspirasi ma buku Pride n Prejudice-nya Jane Austen, karena peran utamanya itu,JH, awalnya nge-judge jelek banget si cwo yg akhirnya jadian ma dia ,CL, di ending nya Meg cerita klo novel itu terinspirasi dari kisah kawin larinya sendiri yang ga pengen repot dengan segala kemeriahan wedding party (keluarganya masih ada darah irlandia – tau IRA ga? - ). Ok berikut ini reviewnya:

Every Boy’s Got One by Meg Cabot.

Jane Harris adalah seorang kartunis Wondercat yg sedang melakukan perundingan kontrak dengan Cartoon Network untuk mempopulerkan cerita seri kucing ajaibnya. Dia bersahabat dengan Holly Caputo gadis berdarah Italy yg ibunya sangat religius (Katolik). JH sebetulnya hendak membuat diary perjalanan pernikahan kawin lari Holly dengan Mark Levine (dia Yahudi). Jadi, tau khan mengapa mereka kawin lari – agama beda dan keluarga Yahudi dengan keluarga Italy itu sama-sama memegang erat tradisi, jadi agak ribet klo mo maksain ngerayain nikah -,  di awal perjalanan, JH sudah dibuat jengkel oleh Cal Langdon,sahabat mempelai pria yang akan menjadi pendamping pengantin pria, what a ‘nice’ couple huhh. Akhirnya saat flight mereka rebutan lengan kursi dan sempat saling kirim email lewat blackberry dan surat-suratan ke sahabat mereka masing-masing. Komunikasi blackberry ini terus berlanjut saat tiba di Italy. Klimaksnya memang agak di akhir cerita yaitu saat si JH maksain CL tuk bersumpah palsu demi terlaksananya pernikahan sohibnya, duhh seru banged pertengkaran mereka *sorry, bagi not a big fans of chicklit, mending ga usah baca, karena ceritanya ya stereotip chicklit lah*. Akhirnya mereka tuh saling menyadari klo mereka saling jatuh cinta karena hal-hal yg simple. Tapi bener ga’ sih people can change for the one they love atau love make people knows who they really are (finding their truth identity?). Tau ya, but it could be, according to my last experience when I fell for my 1st love, he change me to be sporty gals and wake up early in the morning, when Ollie said he could change his bad habit n try to trust there are God if I accept his impossible & forbidden lv, isn’t it right? No.. not that. Love could make people more care about others. Bwahh.. I sing Neyo .. I’m so sick of a love song, so sad and slow…. Oiya ada juga yang nipu n morotin abis-abisan atas nama cinta (hekkssss). Semalem jg denger radio yg ngebahas is it easy to say I love U, menurut polling 80% cwe yg paling sering ngomong I love U. Lagi nyanyi kali, tau ndiri kan lagu Barat tuh boros banget pemakaian 3 kata itu. *hi.. sarcarsm abiss*.

Zona@Last by Dewie Sekar

Final Trilogi dari Dewie Sekar setelah Zona@Tsunami dan Perang Bintang. Sayang sekali final endingnya terasa kurang greget, ngga’ seperti dua novel sebelumnya yang bisa bikin menangis, ketawa dan berpikir ‘ceritanya kok rada mirip kisah hidup gue ya’. Ok reviewnya sebagai berikut:

Zona akhirnya menyerah tuk belajar seni di Prancis, memutuskan pulang ke Jakarta namun merahasiakannya dari teman”nya kecuali si Fuad yg dititipi kunci rumahnya, masih penasaran dengan si Jutek Mutiara yang kini telah menikah dengan Satria seorang dokter yg low profile. Kisah dalam buku ini seperti cerita investigasi Nora ke Mutiara untuk lebih mengenal Zona, serta Zona yang ketakutan klo dia salah menafsirkan perasaannya kepada Nora. Usaha mengorek informasi Nora-Zona-Mutiara ini akhirnya menghasilkan keputusan bahwa Nora ‘nembak’ Zona duluan. Lalu berita dari jauh –Ari-sodara kembar Zona- juga dipinang anak majikannya Noura yg mirip dengan Nora. *maaf yah.. kok rada norak sih endingnya?… apa sengaja?*

July 2, 2006

buku bagus — meniti bianglala

Filed under: Books to Read

sedikit lagi review tentang buku yang bagus banget dah ada kok versi indonya cari aja di gramed…

THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN - (versi indo meniti bianglala)

When I finished the last page of Mitch Albom’s TUESDAYS WITH MORRIE, I knew I had to share the book with as many people as I could. I proceeded to buy 41 copies, inscribe them all to my friends and family members, hand them out, mail them — whatever I had to do to spread the word. The book was that moving, in my opinion. So I was eagerly looking forward to THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN and I am happy to report that Albom did not disappoint me. He is a first-rate storyteller, and THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN is an imaginative, creative tale in the tradition of the best fairy tales or folklore.


Eddie is a maintenance man who keeps the rides safe at the Ruby Pier amusement park. His 83rd birthday seems like any other day — he inspects the rides, watches the people, makes pipe cleaner animals for the children. However on this day he dies unexpectedly, trying to rescue a young girl in harm’s way.
Eddie wakes up in heaven — but not to the "paradise garden, a place where (we) can float on clouds and laze in rivers and mountains," not the idyllic place that heaven has been described as throughout time. Eddie awakens to a series of introductions — or reintroductions — to five people whom he had met during his life, either in passing or at length. They each carry answers to the whys and hows of Eddie’s life. With each meeting he relives in part that time of his life, but now the gaps are filled in. For maybe the first time he sees what REALLY happened. "There are five people you meet in heaven," the Blue Man, Eddie’s first encounter, explains. "Each of us was in your life for a reason. You may not have known the reason at the time, and that is what heaven is for. For understanding your life on earth."
All five are of course deceased, and they all impart knowledge of Eddie’s life and life in general. For instance, the Blue Man asks, "Why do people gather when others die," and his explanation is at the very core of the meaning of Albom’s book: "It is because the human spirit knows, deep down, that all lives intersect. That death doesn’t just take someone, it misses someone else, and in the small distance between being taken and being missed lives are changed." It is insights like these that leave the reader asking, "What does Mitch Albom know that we don’t?"
What he knows is that we all seek answers. We look for meaning behind the experiences in our lives. More often than not, we never get the answers but we continue — we plod on, happy or unhappy, fulfilled or unfulfilled, pain-free or in pain. We live. Albom doesn’t pretend to offer us the answers, but he does offer us an almost Taoist interpretation of life. It is. It just is. The answers may never be revealed. And do they need to be?
THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN is a beautiful story. Eddie is human and likable for his foibles, fears and faults. The writing is often lyrical and fable-like. And though the book is fiction, behind it lies Albom’s lifelong love of his uncle, which lends a tenderness and intimacy to the tale on par with TUESDAYS WITH MORRIE. You’ll want to share this with your friends, family, acquaintances, and even those nameless people you pass on the street who may have played a larger role in your life than you ever could have imagined.


   — Reviewed by Roberta O’Hara

Klo review gue tuhh…  

Buku ini seru abis, tentang life after death.. seingat gw, dalam budaya Jawa tuh.. katanya klo orang baru meninggal, ruhnya masihmelayang2 di dunia untuk melihat orang2 & masalah2 yg belum diselesaikannya.. hingga 40hari kematiannya. Nah.. di buku ini (mengingat pengarangnya adalah orang barat). … diceritakan bahwa setelah kematiannya, Eddy, menemui 5 orang yang pernah menyelamatkan hidupnya di dunia tanpa disadarinya, orang pertama adalah manusia biru yg menyelamatkan dirinya saat masih remaja dari kejadian kecelakaan mobil, orang kedua adalah kaptennya yg menyelamatkannya dari perang.. meski dia menyebabkan lututnya cacat (kemudian disini kita akan mulai pelajaran tentang forgive n forget). Orang ketiga adalah istri pendiri/pemilik taman hiburan yang mewakili ayahnya.. disini kita mendapat pelajaran mengenai kekecewaan & ketidakpuasan yg ga pernah kita lupakan yg selalu membekas dalam hati kita hingga kita bawa mati padahal dibalik kejadian yg mengecewakan kita itu ternyata membawa hikmah yang besar dalam hidup Eddy, yaitu.. dia tidak menjadi orang yg selalu mengasihani dirinya & menghentikan hidupnya karena cacatnya, dia menunjukkan pada ayahnya klo dia akhirnya bisa bekerja sbg maintenance di taman itu juga, kemudian menikahi Marguerite. Kalau saja ayahnya menunjukkan kasih sayangnya dengan cara lain mungkin hidupnya akan berbeda. Yah itulah hidup, tanpa adanya garam yg membawa rasa pada indra pengecap kita tapi membawa rasa luka pada indra perasa kita saat garam itu ditaburkan pada luka. Orang keempat adalah istrinya, seseorang yg mencintai & kita cintai hingga akhir hayat serta kenangan indah yg selalu tersimpan selamanya. Karena mereka bertemu kembali dalam adegan pernikahan… momen indah itu adalah saat yg selalu mereka kenang, sebab dalam kehidupan pernikahan mereka menemui masalah sehingga anak yg dikandung marguerite meninggal dalam kecelakaan. Jadi hal yg ingin mereka kenang dalam kehidupan pernikahan mereka adalah saat pesta pernikahan. Orang kelima yg ditemuinya adalah orang yg meninggal karena Eddy tidak dapat menolongnya & hal itu menghantui hidupnya meskipun yang diingatnya hanya sekelebat bayangan, gadis kecil dalam perang di Filipina yg dilihatnya saat membakar kamp tahanan.. dia ingin menolong gadis itu namun dihalangi oleh kaptennya dg menembak tempurung lutut Eddy, namun gadis itu pula yg membawanya ke surga karena Eddy sangat penyayang & dekat di hati anak2 kecil. Ternyata remaja yg menyebabkan kematiannya, Nicky, adalah cucu dari Ruby.. orang ketiga yg ditemuinya di surga. Eddy akan menjadi orang pertama yg ditemui Nicky & Eddy akan menjadi orang kelima bagi Amy/Annie,gadis yg diselamatkannya.


Intinya.. selalu ada orang lain sehingga kita menjadi ada…

a Gossip Girl Review (#8 & #9 )

Filed under: Books to Read

asyiknya jadi cwe... gosip mulu..

Gw dah lama pengen beli buku ini … karena gw dah terlanjur koleksi… (hihhh !!!) Seru sehh dari issue di luar sana kabarnya buku ini mo di jadiin film trus yg main si Lindsay Lohan .. tau jadi siapa, padahal klo di buku kan si Blair tuh cantik banget (eh masih cantikan si Serena ding!). Lindsay emang cantik tapi karakternya ky lebih cocok jadi cwe manis & lucu. Klo dia beneran meranin Blair .. wow… udah pasti jd tantangan karir filmnya karena Blair tuh jaim abisss!!! Yuk kita baca sama2 review dari teenreads.com ( sori masih malesss banget translate ke indo, lagipula di sini jg belom ada versi indonya yah… kategori novel ini mungkin dah masuk adult novel klo di sini )

“Gossip Girl” novels are shallow but enjoyable
Cecily von Ziegesar’s series is like “Sex and the City” for teens

Shannon Egan, Online Managing Editor
3/15/2005

"Welcome to New York City’s Upper East Side where my friends and I live, and go to school, and play, and sleep- sometimes with each other. We all live in huge apartments with our own bedrooms and bathrooms and phone lines. We’re smart, we’ve inherited classic good looks, we have fantastic clothes, and we know how to party…"
This is the cover of the first "Gossip Girl" novel. Photo courtesy of GossipGirl.net.

This is an excerpt from "Gossip Girl," Cecily von Ziegesar’s hot series about teenagers growing up rich and beautiful in NYC. While the series resembles Candace Bushnell’s "Sex and the City" books, "Gossip Girl" is targeted toward today’s young adult readers. The "Gossip Girl" series will hook teenager girls because the characters are outrageous, fun and lead interesting lives.

Seventeen-year-old Blair, the protagonist of Gossip Girl, is insecure and self-conscious, despite her wealthy family, good looks and overwhelming popularity. Blair’s insecurity is one the many traits that make her likeable to today’s teenagers. Even though Blair is rich and sometimes self-centered, she still acts like a regular teenager; she is unsure, for instance, how to act when her ex-best friend, Serena, moves back into town and is upset when her boyfriend Nate calls less and less. The stress of college applications, relationships, divorced parents and re-marriage are realistic situations many teens can relate to as well.

Although Blair is prissy and rich (example: she gets a manicure and pedicure weekly and believes that dropping $400 at Bloomingdale’s is "no big deal"), her personality is mostly likeable. The characters’ extravagant lifestyles complete with partying and bar-hopping give readers a look into the personal lives of the rich and glamorous.

For those who think Blair is too stuck-up, there are more down-to-earth characters in "Gossip Girl." Dan, an aspiring poet/song writer, and his sister Jenny, a bouncy freshman, become important to the lives of Blair, Nate and Serena as the series progresses. Dan is very realistic and artsy, while Jenny is a young girl who wants to be liked by everyone.

The title of the novel comes from a web site that one of the main characters’ friends (or one of the characters themselves) maintains. The site, which is actually hosted at GossipGirl.net, has weekly rumors and sightings that entertain Blair’s peers at Constance Billiards and other students in New York City. The gossiper knows all, sees all and posts all on the web site. She (or he) remains anonymous by signing each post "you know you love me, Gossip Girl." One of the novels’ charms is the mystery of Gossip Girl, as readers can try to guess who Gossip Girl is by who is seen and discussed on the site.

Once one enters the "Gossip Girl" world, it’s hard to get out. Often readers get caught up in the lives of its main characters and have trouble putting the books down. Although the content of the novels is PG-13, the reading level is much lower. The novels are an easy read but the content is nor suitable for teens younger than 14 years old.

The "Gossip Girl" series has some of the young adult’s problems right on target as it concentrates on the character’s problems with alcohol, morality and popularity. However, not all aspects of "Gossip Girl" are realistic to the teen world. All the main characters are under 18, yet never get carded for alcohol at the bar, where they seem to spend many of their weekend hours.

Despite somewhat shallow characters and drama-filled plots, the "Gossip Girl" series entertains readers looking for a quick escape from their own lives, whether they are bored teens or adults yearning to be in high school again.

 

NOTHING CAN KEEP US TOGETHER
A Gossip Girl Novel
Cecily von Ziegesar
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316735094
224 pages

The eighth book in the Gossip Girl series brings the women of Constance Billard to graduation! Now that college plans are in place, it’s time for them to party. Blair is not speaking to Serena or Nate — again — as they are now sort of dating. She decides that she has had enough of the bohemian lifestyle with Vanessa and moves back to the city, to the Yale Club, where she meets the fabulous Lord Marcus. Nate who?

Serena tries out for a movie part and wows the director — no surprise there. Soon she’ll be too busy for Nate, who runs into drug trouble again and may not end up with his high school diploma after all.

Dan falls again for Vanessa, while she tries to stay with both him and Aaron. But this triangle is trouble in the making.

Jenny, who has been asked to leave school, tours various boarding schools, each more bizarre than the next. Get ready for her to have her own series, THE IT GIRL, starting in November, featuring her new school and adventures.

Graduation ceremonies are dramatic for both men and women with surprises all around, but the party afterwards is even more exciting.

Gossip Girl fans will not be disappointed with this installment. Cecily von Ziegesar seems to be ready to follow the characters to college, and hopefully the plots will continue to hold readers’ attention along with the designer and club details for which the series is famous.

   — Reviewed by Amy Alessio

ONLY IN YOUR DREAMS: Gossip Girl #9
Cecily von Ziegesar
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316011827
240 pages

• Read an Excerpt

ONLY IN YOUR DREAMS takes place during the last summer before the gang heads off to college. Blair is across the Atlantic with Lord Marcus. Serena is given an apartment as she prepares for her new movie role in the modern version of Breakfast at Tiffany’s; Vanessa is also working on the film. Daniel has a job at the famous Strand bookstore, while Nate is working off his graduation deal by fixing his coach’s house.

Lights! Camera! Designer action! Right? Well, fans of the Gossip Girl series know that surprises are the order of the day, along with hot clothes. Blair is put into a hotel by Lord Marcus, who introduces her to a kissing cousin who is always around. While Blair is buying everything in sight in London, including an amazing wedding dress for 10,000 pounds, where is he? When a hotel employee hints that the other woman may not be a cousin, she packs her new purchases and returns home to staggering credit card bills and angry parents. Now they actually want her to work for the summer — ugh. Of course, work for these teens is interning with a famous fashion designer, what else?

Returning home means that Blair needs a place to stay, so she moves into Serena’s apartment, which of course is above the residence of a very good-looking guy.

Serena dives into her new role, or rather belly flops. She struggles to learn the lines that her famous co-star knows without a problem. And what’s up with him anyway?  She gives him every chance to get close, and he just doesn’t. The apartment is pretty ratty, and Serena is getting tired of being yelled at by the director. Will her acting career be over before she even starts at Yale?

Vanessa hates that she sold out and went to work for a big commercial film, but her sister kicked her out of their apartment and she’s crashing at Dan’s while earning money for the fall. Dan hardly ever sees her, though, as he is busy with a beautiful girl who talks to him at the bookstore. She is introducing him to deep books and naked yoga.

Nate can’t help but attract women, even Hamptons townies. They think he is a poor laborer like them, and he enjoys the anonymity while finishing his community service-type work for the coach. But when he tries to return to his elite world, he feels a big culture clash. Luckily, he will soon be off to Yale.

The ninth Gossip Girl book wraps up with invitations to the Hamptons for the rest of the summer, so there likely will be at least one more title before college begins. This series is changing as everyone grows older, but fans will still find lots to enjoy here.

   — Reviewed by Amy Alessio

June 30, 2006

A-List series

Filed under: Books to Read
Ada review dari teenreads.com, males mo nulis review versi sendiri jadi copy-paste aja deh… lain kali klo dah bagus moodnya mo di review ulang
 
Novel A-List series... it's cool
 
 
 
 
THE A-LIST
Zoey Dean
Little Brown & Company
Fiction
ISBN: 0316734357
256 pages

Anna Percy finds no comfort in her designer clothes when her longtime secret crush falls hard for someone else — her best friend, in fact. The only thing standing between Anna and the end of high school is an internship at a literary journal, and she couldn’t be happier to get away from that scene.When the internship falls through too, Anna jets out to L.A. to live with her father, hoping to find an internship at an entertainment agency. She’s totally ready to break out of the boring East Coast prep life she’s been stuck in. Her adventures begin on the plane, where the fabulous Ben spares her from a lounge lizard seatmate. Upon landing, they have plans to go to a Hollywood wedding that night! But even in the land of eternal sunshine, Anna is experiencing some problems. Her father keeps blowing her off and Ben’s old female friends, the A-List, are like a coven of witches. Everything she was looking forward to in her new life slips away and Anna is left wondering how to start over.
THE A-LIST will not disappoint GOSSIP GIRL fans; in fact, they will eat it up! Zoey Dean has crafted a plot that is filled with surprises and humor, and Anna is a three-dimensional girl whom readers will sympathize with — even as they fantasize about her lifestyle.
   — Reviewed by Amy Alessio

GIRLS ON FILM: AN A-List Novel
Zoey Dean
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316734756
256 pages

Did you like THE A-LIST? How about the Gossip Girl series? GIRLS ON FILM is another light and glamorous read about the lives of rich and beautiful teens. If this series were on TV, it would be on the WB. GIRLS ON FILM continues the story of Anna Percy, a New York transplant in Beverly Hills.
Anna is still trying to avoid Ben and his lies, but now she has bigger problems when her sister Susan leaves rehab and comes to L.A. The other girls in school who were rejected by Ben also continue to try and make her life miserable.Nice guy Adam has possibilities, but he can’t make her forget Ben. A new internship is harder than she thought, and a family emergency may cut that opportunity short.
THE A-LIST plot loses some steam in this book. Readers will cringe at Anna’s choices and possibly at the surprising ending. While she was determined to stand on her own feet in L.A. during THE A-LIST, here she is bogged down with guy concerns. Cammie is a bit of a revenging female catty stereotype here, and Anna’s tentative new friendship with Sam seems untrustworthy as well.
The setting and family issues keep this one above water, though, as readers will fantasize about having refreshments at the Beverly Hills Hotel and making movies for school assignments at a posh spa. Anna’s new interest in writing should give her refreshing new goals and plots in future books, too. Anna, her family and the sparkling atmosphere will keep readers interested.

   — Reviewed by Amy Alessio

BLONDE AMBITION: An A-List Novel
Zoey Dean
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316734748
240 pages

The third novel in Zoey Dean’s A-List series begins with Anna Percy having lost her virginity to Ben Birnbaum in a hotel. From there she sees her sister off to rehab, gets fired and rehired on her internship, and meets
a hot new guy. Anna is now working for Clark Sheppard, producer of a new hit TV show and father of Cammie, who hates Anna. She has some feelings for her father’s driver, the mysterious Django, as well as a guy who works on the TV program, and tries to be friends with Adam, who still loves her. Keeping up with all these changes is quite a challenge.
Many of the delicious details of the wealthy lifestyle that have drawn readers to this series are present here. We still experience drinks after school at the Beverly Hills Hotel and designer bathrobes and underwear. But interesting characters need to inhabit that lifestyle to keep it fresh, and there is too much plot here to leave much room. For example, Anna’s friendship with filmmaker Sam, a highlight from GIRLS ON FILM, takes a backseat to her flirtations in this book. Her new relationship with Ben is shallow, after what should have been a huge step for her. Cammie has conflicted feelings about a new stepsister, but that quickly dissolves over her machinations to get some sort of revenge on Anna.
The guys in BLONDE AMBITION seem pretty two-dimensional as well. Ben becomes way too intense too quickly, then suddenly changes again and heads back to school. Adam, the interesting down-to-earth boy from the Midwest, is flirted with by both Sam and then Cammie. All men other than fathers appear to be sex objects, while the girls come off as untrustworthy to each other. Anna seems to be changing in ways that aren’t good during her fresh start in LA.

A fourth book is alluded to in the author description; hopefully this next installment will feature improved characters.
   — Reviewed by Amy Alessio

TALL COOL ONE: An A-List Novel, #4
Zoey Dean
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316735086
304 pages

The fourth book in Zoey Dean’s A-List series follows Anna Percy down to the chic resort of Las Casitas, Mexico. Sam, tired of her new stepmother’s baby preparations, sneaks off to join her. What could two Juicy Couture-clad teens find in an exclusive vacation spa? Danger, adventure and, of course, hot guys. Life back in Beverly Hills has a few surprises lately, too. Cammie is falling seriously in love  with the innocent Adam. Both are surprised by their enjoyment of picnics and talking in the midst of a world of hot parties. Sam’s stepmother Poppy finds a New Age sister in Dee, and even asks Dee to move in with the Sharpes. Anna’s parents consider getting back together as they bond over their concern for Anna’s sister, newly out of rehab. In Mexico, Anna is determined to learn how to
surf, and Sam tries to find a boy who cares about more than getting into her father’s next picture. A trip to a small Mexican Village leads to the girls getting lost. They’re in serious trouble, but then a group from home jets down to try and rescue them.
TALL COOL ONE is fun for the virtual vacation to Las Casitas alone. Reading about the amenities of that resort is delicious. The fantasy plot keeps the momentum of this series going. Fans will enjoy the spring break
adventure and wonder what the Hollywood teens will be up to next time.

   — Reviewed by Amy Alessio

BACK IN BLACK: An A-List Novel, #5
Zoey Dean
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316010928
256 pages

Deciding to ditch the Washington, D.C. trip for the second year in a row, the Beverly Hills High School A-List crew finds out a lot more about love, life and gambling than they expect. This time around they add to the fold Anna Percy, the newly acquired New York born-and-bred WASP who has become a best friend to Samantha Sharpe. With Las Vegas ready and waiting, this elite group of friends ends up doing and seeing things that wouldn’t dare cross their minds in Beverly Hills. Their own little private "senior" trip turns out to be more raucous, funny and astoundingly truth-packed than they ever imagined. From Parker Pinelli winning a much-needed $20,000 that he ends up having to forfeit because he’s underage, to the girls’ stint in a Vegas showgirl contest, this is a never-ending whirlwind. Joined by Anna’s New York friends,  Cyn and her boyfriend Scott, things get a little sticky when they all become participants in a Las Vegas revue featuring a famous hypnotist. Everyone has gone bananas — that is, except Samantha, who has to witness the entire, horrific event. Things go from bad to worse as they all settle down to watch the DVD, and shocking truths about who they really are begin to surface. Can their friendships outlast the reality of how they all feel?
Zoey Dean does it again in the fifth installment of this New York Times bestselling series. From beginning to end, readers will be swept away into the world of the A-List, realizing that although these characters are filthy rich with loads of money to expend, they are also human — breathing, living, and having the same issues as "regular" folks.

BACK IN BLACK is a great addition to this hilariously funny series.
 
   — Reviewed by Belinda Williams

SOME LIKE IT HOT: An A-List Novel, #6
Zoey Dean
Little, Brown and Company
Fiction
ISBN: 0316010936
320 pages

The A-Listers return for a Hollywood-style prom in their sixth book — but you won’t find cheesy matching dresses, flowers and cummerbunds here. It’s couture all the way for a prom that will be on the film set of Sam’s father’s remake of Ben Hur. Romance is in the air with a lot of doubts and insecurities. Anna is conflicted about Ben’s return for the summer. She’s so happy to be able to spend real time with him, but what’s up with family friend Maddy who’s living in his house now? Maddy is a formerly obese girl who came from the Midwest for a stomach stapling and lifestyle makeover. She’s sweet as candy, but she does seem to have a crush on Ben. Still, after everything they’ve been through, Anna can trust him,right? After she gets a chain belt with Adam’s initials dangling as charms, Cammie has a big fight with him. He thought she asked him to help investigate the mysterious disappearance of her mother, but when he does, she’s not ready to handle it — or the fact that Adam knows about it too. Things come to a head on Prom night when everyone else is enjoying a magical evening. Can this odd couple stay together? Dee gets a leave of absence from her hospital for Prom and immediately falls for Ben’s Princeton roommate, Jack. She is sane and together for the first time in a long while, but there is something about Prom that gives these two an unforgettable blind date. Sam hates the idea of Prom. When she finds out about a documentary contest, she decides to offer a snarky look at how ridiculous it really is. When she starts meeting with the prom committee girls, she thinks that making fun of them and their silly event will be so easy. But when one location has a fire, Sam begins getting more involved. While busy saving Prom, she continues her hot romance with Eduardo. It’s too bad he can’t come to the big dance, so she’s taking
her friend Parker, who looks really good in his tux and is so nice. Sam grows tired of worrying if Eduardo likes more sophisticated women and drinks too much at the after-Prom party, which leads to appreciating Parker too much.
There is plenty of romance and intrigue in this book, but some of the best parts of this series are when the gal pals work together. The young women generously team up here to make over Maddy for her own fabulous prom. That scene will make fashion lovers drool as the ladies are fitted with luscious designer wear that readers will covet.

SOME LIKE IT HOT has plenty for A-List fans to enjoy.

   — Reviewed by Amy Alessio

April 23, 2006

A- lIST sERIES By Zoey Dean

Filed under: Books to Read

Bagus deh … tapi masih bhs Inggris sih belom ada translatenya..

Minggu depan ya….. reviewnya