what happen on 21/12/2012
Di internet saat ini tengah dibanjiri tulisan yang membahas prediksi suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala tentang kiamat yang bakal terjadi pada 21 Desember 2012.
Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.
Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.
Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.
Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti,” ujar Sri.
Langkah antisipatif
Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.
Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.
Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.
Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.
Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.
Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.
Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi,” tutur Bambang. (Kompas, 26 Nov.2008)
Heboh ramalan tahun 2012 sudah berlangsung lama, tetapi baru meluas sekitar 10 tahun terakhir. Penelitian tentang hal itu dilakukan banyak ahli dari berbagai bidang ilmu dan puluhan buku sudah diterbitkan.
Observasi astronomi sangat akurat selama berabad-abad para astronom genius Maya memberi pertanda, tanggal 21/12/2012 akan menjadi kelahiran zaman baru. Masa itu paling sakral sekaligus paling berbahaya dalam sejarah Bumi.
Menurut Laurence E Joseph dalam Apocalypse 2012, tanggal 21/12/2012 merupakan titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara Bumi berada di titik terjauh dari Matahari sehingga siang sangat pendek.
Pada tanggal itu, tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya, seperti diyakini bangsa Maya, akan menutupi pemandangan pusat Bimasakti dari Bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sebagai rahim Bimasakti. Keyakinan itu didukung banyak pembuktian para astronom kontemporer bahwa di situlah tempat terciptanya bintang-bintang galaksi.
Saat ini, sejumlah lembaga penelitian ilmiah mengenai atmosfer, ruang angkasa, dan teknologi di Barat menduga ada lubang hitam tepat di pusat itu yang menyedot massa, energi, dan waktu, yang menjadi bahan baku penciptaan bintang masa depan.
Untuk pertama kalinya dalam 26.000 tahun, energi yang mengalir ke Bumi dari titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada 21/12/2012, tepatnya pukul 11.11 malam. Semua itu disebabkan guncangan kecil pada rotasi Bumi.
Bangsa Maya yakin, sesingkat apa pun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan merusak keseimbangan mekanisme vital Bumi dan tubuh semua makhluk, termasuk manusia.
Memaknai ramalan
Ada yang menginterpretasikan 21/12/2012 sebagai ”kiamat”, tetapi banyak pula yang memaknainya secara kontemplatif.
Pakar psikologi transpersonal dari AS, Dr Beth Hedva, yang ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu, mengibaratkan Ibu Bumi sudah sangat dekat waktunya melahirkan. Proses kelahiran tak hanya diiringi darah dan penderitaan, tetapi juga harapan dan janji.
”Selalu terjadi kontraksi,” ujar Beth Hedva. Wujudnya perang, kekejian, dan bencana akibat penghancuran lingkungan dan perusakan atmosfer Bumi—dampak kebencian dan keserakahan manusia—serta bencana yang disebabkan faktor manusia dan nonmanusia.
Dalam antologi The Mystery 2012: Predictions, Prophecies & Possibilities (2007), ahli sistem komputer untuk ruang angkasa yang menjembatani ilmu pengetahuan dan spiritualitas, Gregg Braden, menyatakan, yang terpenting bukan apa yang akan terjadi, tetapi bagaimana potensi kolektif muncul dari pemahaman holistik dan kesadaran tentang siapa diri kita di tengah Semesta Raya.
Ahli fisika biologi dan ahli kanker pada Organisasi Kesehatan Dunia, Carl Johan Calleman, peneliti Kalender Maya, mengingatkan pada transformasi kesadaran manusia.
Robert K Stiler, Direktur Program Kajian Amerika Latin Universitas Stetson di DeLand, Florida, AS, menambahkan, ”Apa pun maknanya, bangsa Maya mengajak kita merengkuh hidup berkualitas dan kesehatan planet Bumi.”
Tahun 2012 adalah tahun berjaga dengan menyadari teknologi saja tak menjamin keberlangsungan Bumi. Begitu diingatkan José Argüelles, PhD, ahli Kalender Maya dan pakar sejarah seni dan estetika dari Universitas Chicago.
”Kalau kita tidak berjaga, planet Bumi akan hancur secara alamiah karena sekarang sudah jauh dari seimbang,” ia menambahkan. ”Pikiran manusia secara massal dikontrol dan dimanipulasi pemerintah dan institusi-institusi yang menjadi faktor kunci kehidupan modern.”
Christine Page, dokter medis, ahli homeopati dan kesehatan holistik, menjelaskan, tanggapan pada zaman baru sangat tergantung pada kemampuan memahami kesalingterkaitan dan menghargai Ibu Bumi. ”Alam dan semua makhluk hidup di Bumi adalah bagian diri kita yang harus diperlakukan penuh martabat, penghargaan, dan cinta,” ujarnya.
Jadi, pilihan ada di tangan manusia: membiarkan planet Bumi hancur atau melanjutkan evolusinya. Mari kita renungkan…. (Kompas, 23Feb2009)
Kalender suci bangsa Maya atau Tzolkin adalah pintu memasuki pemikiran suatu peradaban sangat maju di dunia Barat sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Para ahli meyakini, astronomi Maya Kuno adalah pencapaian intelektual yang menakjubkan, setara dengan geometri Mesir Kuno dan filosofi Yunani.
Banyak orang percaya, kalender berusia 2.000 tahun itu lebih akurat dibandingkan kalender Gregorian yang digunakan sejak tahun 1582.
Bangsa Maya Kuno hidup pada awal milenium pertama sesudah Masehi di wilayah Mesoamerika, yang membentang dari Meksiko Utara ke Honduras, di utara Semenanjung Yucatan. Penduduknya berjumlah 5 juta sampai 14 juta orang, bermukim di kota-kota yang kini dikenal sebagai Meksiko Selatan, Guatemala, dan Belize.
Dalam The Mayan Calendar and the Transformation of Consciousness (2004), Carl Johan Calleman PhD menulis, selain kebudayaan yang tinggi di bidang seni dan arsitektur yang ditemukan di kawasan-kawasan piramida, seperti Palenque, Tikal, Copán, dan Chitchén Itzá, bangsa Maya Kuno sangat dikenal kemampuannya dalam ilmu astronomi dan matematika. Bangsa inilah yang pertama menggunakan angka nol (0).
Bangsa Maya Kuno terobsesi pada waktu. Menurut Lawrence E Joseph dalam Apocalypse 2012 (2007), mereka menciptakan sedikitnya 20 kalender, disesuaikan dengan berbagai siklus, mulai dari kehamilan hingga panen, bulan hingga Venus. Penghitungan orbitnya sangat akurat dengan selisih hanya satu hari setiap 1.000 tahun.
Reruntuhan kota-kota mereka, menurut Jared Diamond dalam Collapse: How Societies Choose to Fail or Survive (2005), baru ditemukan tahun 1839 oleh ahli hukum dari Amerika Serikat, John Stephens, bersama juru gambar asal Inggris, Frederick Catherwood. Eksplorasi itu menemukan 44 kota dan tempat.
Terobsesi siklus
Yang terpenting bagi masyarakat Maya Kuno adalah etos kosmis. Kedamaian berarti sikap harmoni dengan gerakan abadi alam semesta. Akibat terpaku pada siklus, mereka tidak menyadari perubahan di sekitar mereka.
Hal ini mungkin menjelaskan keambrukan bangsa itu. Meski ada yang meyakini mereka moksa, Jared Diamond secara metodologis menjelaskan, penyebabnya adalah hancurnya daya dukung lingkungan karena bertani dan membabat hutan secara berlebihan, serta pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
Pandangan itu dikonfirmasi penelitian Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang menemukan serbuk sari terperangkap dalam sedimen berusia 1.200 tahun—menjelang keruntuhan peradaban Maya—di sekitar wilayah Tikal. Itu pertanda deforestasi masif; pepohonan lenyap, tinggal rumput.
Penyebab lain adalah perang terus-menerus memperebutkan kekuasaan dan sumber daya alam. Kurang dari satu abad, jumlah penduduk berkurang 80-90 persen. Menurut Diamond, perhatian para pemimpin saat itu tampaknya berpusat pada masalah jangka pendek. Mereka serakah, gila kuasa, dan menindas.
Namun, keruntuhan dramatis itu tidak menihilkan kearifan bangsa Maya Kuno, khususnya tentang ramalan bencana yang belum tertandingi. Penyerbuan Spanyol atas perintah Roma tahun 1519 sudah diramalkan dengan bantuan bintang-bintang di angkasa.
Ramalan itu menyelamatkan teks-teks kuno—yang masih disimpan para tetua di pedalaman—di antara ribuan teks yang dibakar penjajah dan empat buku tentang Kalender Maya yang kemudian ditemukan di Eropa.
Sekarang Kalender Maya meramalkan kejadian di dunia pada 21/12/2012! (MH)
Sholat Rawatib
2 raka’at sebelum sholat shubuh
2 raka’at sebelum sholat zhuhur
2 atau 4 raka’at sesudah sholat zhuhur
2 atau 4 raka’at sebelum sholat ‘ashar
2 raka’at sesudah sholat maghrib
2 raka’at sebelum sholat ‘isya
2 raka’at sesudah sholat ‘isya
Diantara sholat-sholat tersebut ada yang disebut "SUNNAT MU’AKKAD" ( dengan warna kuning) artinya sunnat yang sangat kuat yaitu :
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ZHUHUR, dengan niat :
Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT ZHUHUR, dengan niat :
Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ASHAR, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT MAGHRIB, dengan niat :
Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ISYA, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
2 raka’at SESUDAH SHOLAT ‘ISYA, dengan niat :
Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.
Niat sholat sunnat sebelum sholat subuh :
Ushali sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.
Keuntungan sholat sunnat sebelum shubuh, Rasulallah bersabda : dua raka’at sebelum shubuh itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya.
Cara mengerjakan sholat rawatib :
- Niatnya menurut macam sholatnya
- Tidak dengan adzan dan iqamah
- Dikerjakan tidak dengan berjama’ah
- Bacaan tidak dinyaringkan
- Jika lebih dari dua raka’at, tiap-tiap dua raka’at satu salam
- Diutamakan sebaiknya tempat mengerjakan pindah/bergeser sedikit dari tempat sholat fardhu yang baru dikerjakan.
Puasa Lahir Batin
- Puasa Indera
- Shalat Tarawih
- Membaca AlQur’an
- Peduli kaum fakir & miskin
- I’tikaf
Shalat itu wajib loh!
Shalat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat.
Escape from Fear
Tauhid lah dasarnya, apapun masalah yang menimpa kita (emang ketiban duren?..) semuanya kita serahkan kepada Penguasa kita Sang Khalik Allah wa jalla.
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar".
Wajar sekali dan sangatlah manusiawi jika dalam kehidupan kita selalu dipenuhi dengan ketakutan & kekhawatiran sebab dari Al Qur’an sendiri telah disebutkan apa saja ujian dari Allah agar manusia dapat meningkatkan levelnya dari insan menjadi iksan yang sabar dan ikhlas atas segala pemberian Allah, semuanya berawal dari ketauhidan kita. Dengan tauhid tak perlu lagi seorang anak harus menunggu dipukul oleh orangtua/guru agar dia mau sholat, sebab dari kesadaran akan makna Tiada Tuhan selain Allah sudah menancap dalam hati dan benaknya. Tidak ada lagi ketakutan akan sesuatu karena dia mengerjakan sholat terlebih dahulu, sebab Hanya Allah saja Satu-satunya Penguasa Hidup & Matinya.
Berpikir positif dan rajinlah ber-istighfar
our time is running out
Surat Al ‘Ashr adalah surat ke-103 dari Al Qur’an. Surat ini tergolong surat makiyyah dan terdiri atas 3 ayat. Kata Al ‘Ashr berarti waktu/masa dan diambil dari ayat pertama surat ini. Isi surat mengabarkan bahwa sesungguhnya semua manusia itu berada dalam keadaan merugi kecuali dia termasuk mereka yang selalu beramal saleh, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.
Isi surat:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
1. وَالْعَصْرِ Demi masa.
2. إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Setelah membaca surat ini, tiba-tiba merasa diri telah menyia-nyiakan waktu yg ada. Menjadi manusia yg merugi (Astaghfirullah). Menyesal sih, tapi kita tidak boleh hanya berdiam diri meratapi dan tenggelam dalam penyesalan yg telah terjadi. Kita justru harus berusaha bangkit berjuang melawan kemalasan yg akhirnya menjerumuskan kita dalam aktifitas yang tidak penting sehingga makin nyatalah “wasting time in non sense business”. Ayo semangat dan manfaatkan waktu kita sebaik-baiknya. Menjadi berguna bagi orang banyak tanpa pamrih apapun. (hiks dalem)
Kebahagiaan?
BAGAIMANA MENDAPATKAN ‘THAT MOMENT’ DENGAN PENCIPTAMU?
Apa sih ‘that moment’ itu? Secara agama sih maksudnya Khusyuk & tumakninah dalam sholat, suatu masa dimana seolah-olah kita berada dalam suatu ruang diskusi pribadi antara seorang hamba dengan Sang Khalik – Maha Pencipta yang Maha Tinggi. Dalam masa itu seolah kita sedang dalam dimensi waktu yang lain, tidak terikat oleh keduniawian kita, mencurahkan segala beban dan mensyukuri any given day we had as gifted day even for the worst day (‘cos everyday was meaningful, we known it in the end as usual). Kemudian kita mengharapkan keridhoan-Nya dalam segala amal ibadah kita, sehingga kita selalu berusaha untuk memperbaiki kualitas hidup kita (bayangkan 5x sehari kita wajib lapor/absen –sori istilahnya agak kasar- kepada Atasan kita, mau laporannya jelek tapi kan udah ‘plong’ setelah kasih laporan harian, hehehe… analogi yg aneh) betul juga kata Albert Einstein – the unexamined life isn’t worth living- Coba deh resapi lebih dalam lagi.
· Jadi kenapa sih, kita susah untuk dapetin momen itu? Banyak sekali faktor pengganggunya antara lain: tidak paham makna doa & bacaan sholat (dulu waktu kuliah di Bandung, ada dosen makul agama yg bilang klo masuk dalam kategori sholat tidak sadar itu juga org sholat tapi tdk paham arti doa & bacaan dlm sholat -ih ekstrim banget yah- padahal sih maksudnya klo belajar sholat jgn setengah-setengah), banyak pikiran yg masih nyangkut sehingga masih melayang-layang di luar tujuan sholat (coba deh telpon sambil nonton tivi plus dengerin radio pk headphone di salah satu telinga… susah konsen khan?), masih sulit untuk membayangkan klo kita sholat itu untuk berdiskusi dengan Allah SWT. Kemudian yg paling penting adalah kita tidak Tumakninah (tenang) dalam sholat, padahal itu termasuk kesalahan besar yang disebut oleh Rasulullah saw, sebagai sebuah pencurian, bahkan pencurian terbesar adalah pencurian dalam shalat. Rasulullah r bersabda:
(( أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِيْ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَارَسُوْلَ اللهِ، وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعَهَا وَلاَ سُجُوْدَهَا ))
“Sejahat-jahatnya pencuri adalah orang yang mencuri dalam shalatnya", mereka bertanya: “Bagaimana ia mencuri dalam shalatnya?" Beliau menjawab: "(Ia) tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya".[1].
Meninggalkan thuma’ninah[2], tidak meluruskan dan mendiamkan punggung sesaat ketika ruku’ dan sujud, tidak tegak ketika bangkit dari ruku’ serta ketika duduk diantara dua sujud, semuanya merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh sebagian besar kaum muslimin.
Bahkan hampir bisa dikatakan, tak ada satu masjid pun kecuali di dalamnya terdapat orang-orang yang tidak thuma’ninah dalam shalatnya.
Thuma’ninah adalah rukun shalat, tanpa melakukannya shalat menjadi tidak sah. Ini sungguh persoalan yang sangat serius. Rasulullah r bersabda:
(( لاَ تُجْزِئُ صَلاَةُ الرَّجُلِ حَتَّى يُقِيْمَ ظَهْرَهُ فِي الرُّكُوْعِ وَالسُّجُوْدِ ))
“Tidak sah shalat seseorang, sehingga ia menegakkan (meluruskan) punggungnya ketika ruku’ dan sujud “.[3]
Tak diragukan lagi, ini suatu kemungkaran, pelakunya harus dicegah dan diperingatkan akan ancamannya.
Abu Abdillah Al Asy’ari t berkata: “(suatu ketika) Rasulullah r shalat bersama shahabatnya, kemudian beliau duduk bersama sekelompok dari mereka. Tiba-tiba seorang laki-laki masuk masjid dan berdiri menunaikan shalat. Orang itu ruku’ lalu sujud dengan cara mematuk [4], maka Rasulullah r barsabda:
(( أَتَرَوْنَ هَذَا؟ مَنْ مَاتَ عَلَى هَذَا مَاتَ عَلىَ غَيْرِ مِلَّةِ مُحَمَّدٍ، يَنْقُرُ صَلاَتَهُ كَمَا يَنْقُرُ الْغُرَابُ الدَّمَ، إِنَّمَا مَثَلُ الَّذِيْ يَرْكَعُ وَيَنْقُرُ فِيْ سُجُوْدِهِ كَالْجَائِعِ لاَ يَأْكُلُ إِلاَّ التَّمْرَةَ وَالتَّمْرَتَيْنِ فَمَاذَا يُغْنِيَانِ عَنْهُ ))
“Apakah kalian menyaksikan orang ini?, barang siapa meninggal dunia dalam keadaan seperti ini (shalatnya), maka dia meninggal dalam keadaan di luar agama Muhammad. Ia mematuk dalam shalatnya sebagaimana burung gagak mematuk darah. Sesungguhnya perumpamaan orang yang shalat dan mematuk dalam sujudnya bagaikan orang lapar yang tidak makan kecuali sebutir atau dua butir kurma, bagaimana ia bisa merasa cukup (kenyang) dengannya". [5]
Ada beberapa cara yang mungkin kita bisa tempuh agar kita bisa khusyuk dalam shalat kita, dan bisa merenungi makna dan kandungan doa-doa kita dalam shalat, serta menjauhkan godaan dan bisikan syetan yang merusak shalat kita, hal-hal tersebut diantaranya adalah:
1. Merasakan keagungan Allah dan menghadirkan segenap perasaan kita ketika hendak atau sedang melakukan shalat. Ketika kita mengatakan " الله أكبر" (Allah Maha Besar), maka dibenak kita tidak ada yang lebih besar dari-Nya, dan meninggalkan seluruh urusan duniawi dibelakang kita, kita juga harus tahu bahwa tidaklah ada bagi seseorang dari pahala shalatnnya kescuali sesuai dengan apa yang ia sadari dan ia mengerti darinya, dengan kata lain jika kita lalai ditengah-tengah shalat kita dan tidak menyadari apa yang sedang kita baca maka kita tidak akan memperoleh apa-apa dari shalat kita. Oleh karena itu ketika kita shalat hendaknya kita konsentrasi penuh untuk menjaga kesinambungan hubungan kita dengan sang Pencipta dan terus berusaha untuk memahami dan menyadari doa dan bacaan-bacaan yang kita lantunkan selama shalat.
2. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah semata. Karena semua amal perbuatan kita tergantung kepada niatnya.
3. Memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah, karena dengan banyak beristighfar hati kita akan bersih dan tenang, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, bahwa beliau beristighfar dalam sehari semalam tidak kurang dari tujupuluh kali.
4. Meninggalkan maksiat. Karena ia menyebabkan kegundahan dan meninggalkan noda dihati.
5. Memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan syetan dan godaanya.
6. Banyak berdoa kepada Allah, karena ia adalah senjata setiap muslim, mohonlah agar dimudahkan untuk menjalani ketaatan kepada-Nya dan dijauhkan dari fitnah dan cobaan baik yang nampak maupun yang tidak nampak.
Lost without You
Every single tought n word I speak of was nothing.
I’m away… so far away from The One.
I should be Better this time.
I’m lost without You.
Masih marah..
Harusnya dah ga boleh marah, emberrr…, gw masih ga ngerti & udah ga percaya aja ma dia. Semalem gw baca, ternyata Allah SWT tuh suka memberi jawaban pada momen yg ga bakal kita sangka, saat itu segala masalah gw ada jawabannya semua.
-
bikin perjanjian dengan saksi 2 orang pria, trus amanah harus ditepati karena saksinya langsung Allah SWT.
-
setan adalah musuh yang nyata bagi manusia, setan itu dalam wujud manusia dan jin. klo iblis apa ya?
-
selalu mohon ampunan dan selalu bersyukur kepada Allah SWT, serta berserah diri padaNya. Mohon agar diberi ujian semampu kita.
-
bersyukur atas hidayah Allah SWT. Bagaimanapun juga dalam berbagai surat dalam Qur’an banyak disebutkan mengenai "Allah SWT akan menutup mata hati orang kafir sehingga dia tidak juga beriman." Astaghfirullah, betapa meruginya orang yang tidak menemukan jalan yg lurus, yang diridloiNya. Oleh karena itu, dalam berteman kita harus berhati-hati. Saling mengingatkan, saling bertaukziah, tidak terlena dalam dunia fana ini.
-
jangan membuang waktu untuk hal-hal yg membawa keburukan, hindari ghibah (susah nih).
seperti kasus gw, susah sekali klo mo berbaik sangka terus klo dah kepentok ma rasa percaya. Jadi dikamuflase saja menjadi bebas tapi terkendali (hihihiii) atau think positive but aware with all kind possibilities. Ya.. ibarat meninggalkan motor di tempat parkir yg rawan curanmor, kita dah siap dengan security equipment, ga’ maen ninggalin motor gitu aja. OK!!! Yo wizzz, bagaimanapun gw mo ngomong ma dia klo kita sudahi saja hubungan yg lebih banyak mudharatnya daripada positifnya. Cape’ berburuk sangka mulu, sampe’ ngimpi2 berantem, kan itu hal yg enggak bgt. Tak lupa kuingatkan agar dia ga’ jadi cwe tweety lagi. Tapi klo dia psycho?? Wallaahu alam. Hanya Allah yang tau (inget point2 di atas)….
Hmmm…. lega
Are we the last living souls n Is it any wonder Indonesian people?
Gorillaz _ Last Living Souls
Are we the last living souls?
Are we the last living souls?
Are we the last living souls?
Are we the last living souls?
Take a gun
Or how you say
That’s no way,to behave
You’re on your own,when you begin
To sing a song that doesn’t sing
It grows
You know
Are we the last living souls?
Are we the last living souls?
Are we the last to get away to sing a song
another day?
Or do we know
Well, we know
does it seem to be conveyed that way?
Are we, are we the last living souls?
Are we the last living souls?
Are we the last living souls?
If your the last living soul
Get up, get up, get up, get up (x13)
What you say?
Cause all I had sung
I got it down and wrong
I see myself to get
The Lord, seeing all now
Can you take us in
The part that comin’ on
The coldest man doesn’t see it’s all
We go to the car
I see you walk to the far
And when you get there do you see
You fit the last you need on me
Cause we’re the last living souls
We’re the last living souls
Yeah, we’re the last living souls
We’re the last living souls
- Para ulama & guru serta orangtua … kembalikan moral & mental pejuang pada generasi mendatang.. dan masa kini. Ngeri dehh memprediksikan masa depan, mungkin kiamat memang sudah benar2 dekat.
Jadi yukk kita nyanyi lagunya Keane - Is It any Wonder…
I always thought that I knew
I’d always have the right to
Be living in the kingdom of the good and true
It’s so long that now I think I was wrong
And you were laughing along
And now I look a fool for thinking you were on
my side
Is it any wonder I’m tired?
Is it any wonder that I feel uptight?
Is it any wonder I don’t know what’s right?
Sometimes it’s hard to know where I stand
It’s hard to know where I am
Well maybe it’s a puzzle I don’t understand
Sometimes I get the feeling that I’m
Stranded in the wrong time
Where love is just a lyric in a children’s
rhyme, a soundbite
Is it any wonder I’m tired?
Is it any wonder that I feel uptight?
Is it any wonder I don’t know what’s right?
Oh, these days!
After all the misery you made
Is it any wonder that I feel afraid?
Is it any wonder that I feel betrayed?
Nothing left inside this old cathedral
Just the sad lonely spires
How do you make it right?
Oh but you try
Is it any wonder I’m tired?
Is it any wonder that I feel uptight?
Is it any wonder I don’t know what’s right?
Oh these days!
After all the misery you made
Is it any wonder that I feel afraid?
Is it any wonder that I feel betrayed?
Sesaat Kau hadir

Gilanya Jakarta
Cerita absurd
Jak-City….
Kota yg rame n ga pernah mati ini… menyimpan segudang masalah.
Karena .. dengan adanya penduduk yg udah overloaded, tentunya banyak hal" yg mudah menjadi kekacauan besar
hanya karena masalah yg sepele…
Bahkan karena adanya kemacetan di jam" pulang kerja, hal ini bisa menjadi salah satu pemicu kerusakan moral bg
orang" yg emang udah ga bermoral n kadar iman / religinya sangat rendah.
Mengapa ?
1. Pulang ke rumah lebih malam, sepulang dr kantor mampir dulu hang out. Kalo non soliter personality.. pasti akan bawa teman
Hal ini bisa menjadikan hubungan platonis dan menguras kantong dengan cepat!! Selain itu semakin malam sampai di rumah -
bagi yang telah berkeluarga atau yg tinggal bersama keluarga tentunya hal ini akan mengurangi waktu bsosialisasi bersama
hasilnya orang serumah cuek-cuekan dan kadang lebih sering sharing problems ma orang lain shg banyak terjadi pselingkuhan
emosi akibat kedekatan ma keluarga semakin berkurang ( main the sims dong biar tau kebutuhan manusia apa aja… )
2. Semobil ma seseorang, terutama lawan jenis.. (berdua tentunya…). Karena sering bareng.. kemudian di jalan macet..
tiba" si Red Devil (bukan salah satu klub spk bola di UK itu lho..) muncul menggoda manusia… akhirnya terjadilah TTM..
atau teman tjurhatsaat macet kemudian lama" jadi teman tapi mesra sebab sesuai istilah orang jadi witing tresno jalaran soko kulino
klo English version nya Love comes as time goes by… cinta datang karena tlah terbiasa..
3. Jadi.. makin banyak tempat" hiburan yang menyuguhkan hal" yang kadang illegal… demi meredakan "Stress"
4. Brokenhome, MBA, de el el … hal" minus akan terjadi dengan mudah…
Jadi hati-hatilah dan kuatkan iman



